Helo Indonesia

Rumah Semi Permanen di Gedong Meneng Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta

56 menit lalu
    Bagikan  
Rumah Semi Permanen di Gedong Meneng Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta

Petugas Damkar Kota Bandarlampung Memadamkan Api Rumah Milik Warga Yang Terbakar.

LAMPUNG, HELOINDINESIA.COM----Sebuah rumah semi permanen milik Bapak Efriyadi (30), warga Jalan Cengkeh 5, RT 06, Lingkungan II, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, mengalami kebakaran pada Sabtu (11/7/2026) malam.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik saat rumah dalam keadaan kosong.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung menerima laporan kebakaran pada pukul 20.26 WIB. Satu menit kemudian, sejumlah unit pemadam diberangkatkan dari berbagai pos siaga menuju lokasi kejadian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Bandarlampung Anthony Irawan mengatakan,Sebanyak tujuh unit mobil pemadam dikerahkan, terdiri atas Unit Karba Pos Siaga Rajabasa, Unit Banteng Mako Tandean, Unit Supply Mako Tandean, Unit Supply Pos Siaga Kedaton, Unit Supply Pos Siaga Langkapura, Unit Supply Pos Siaga Tanjung Karang Barat, dan Unit Badak Pos Siaga Way Halim. Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 20.29 WIB dengan waktu tanggap (response time) sekitar tiga menit sejak laporan diterima.

" Sebanyak 30 personel diterjunkan dalam proses pemadaman. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.35 WIB setelah petugas menghabiskan sekitar enam tangki air untuk mengendalikan kobaran api," ujarnya.

Rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan luas sekitar 6 x 9 meter. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik beserta keluarganya sedang berada di rumah kerabat di Kecamatan Labuhan Ratu.

Berdasarkan keterangan Bapak Wandi Irawan, kakak dari pemilik rumah, tidak ada seorang pun yang berada di dalam rumah ketika kebakaran terjadi. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Akibat kejadian tersebut, berbagai barang berharga turut hangus terbakar, antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat karburator, satu unit kulkas, satu unit televisi, perlengkapan sekolah, uang tunai sekitar Rp7 juta, serta sejumlah surat dan dokumen penting.

" Berdasarkan keterangan pamong setempat, total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta," terang Anthony Irawan.

" Selain menghanguskan rumah, kobaran api juga sempat menyambar tower yang berada di samping rumah milik Bapak Yudianto. Beruntung, petugas pemadam berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas ke bangunan lain. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa," tutupnya.( Hajim).