KUDUS, HELOINDONESIA.COM - Jawa Tengah menempatkan tujuh pesilat pada babak semifinal PON Bela Diri 2025. Mereka belum terbendung, berhasil menyingkirkan lawan-lawannya pada perempat final di tempat yang sama, Minggu 19 Oktober 2025.
Pada nomor seni tunggal putri, Butsaina Okta melenggang ke empat besar setelah lawannya undur diri.
Pada kategori tanding, di kelas F putra, Muhammad Faizal Nanda mengalahkan Norita Rivaldo (Sulawesi Utara) 27-6. Kirana Tias Savira menang tanpa tanding di kelas E putri, setelah Farah Mutia (Banten) undur diri. Kemudian Rizki Meiko menyingkirkan Adam Malik (Kaltim) dengan 42-11 di kelas B putra.
Baca juga: Dukung Kalibuntu Jadi Wisata Air, Jejak Bumi dan Dinas Terkait Kerja Bakti Bersihkan Eceng Gondok
Selanjutnya, pada kelas C putri, Ni Gusti Rosia yang turun di kelas C putri mengalahkan Imel Purwanti (Bengkulu) dengan 33-2. Lalu, Pradiva Arzeti di kelas A putri, menyisihkan Rena Putriana (Aceh) dengan skor 38-26.
Pada kelas D putri, Syufi Nafisa Kharin tanpa kesulitan mengalahkan lawannya Jenny Permata Lestari (Sumsel) dengan 16-(-17). Syufi dinyatakan menang dengan teknik pada ronde pertama.
Sedangkan dua pesilat yang gagal melaju ke semifinal yakni Ainu Lensa Salam yang kalah dari Mukhlisin (DKI Jakarta) dengan (-3)-30. Kemudian, pesilat muda Jawa Tengah Azka Shahia yang turun di kelas B putri, harus mengakui ketangguhan Fitri Marwani (Kaltim) dengan 32-49,
Meningkat
Manajer tim Pencak Silat Jawa Tengah Sigit Infantoro mengatakan, performa pesilat Jawa Tengah terus meningkat hingga babak perempat final. Terkait dua pesilat yang gagal, Azka masih sangat muda.
''PON Bela Diri ini adalah event pertama Azka pada level dewasa. Sedangkan Ainu sangat terburu-buru melawan Mukhlisin. Sehingga lawan berhasil melakukan bantingan beberapa kali,'' tutur Sigit.
Baca juga: Luar Biasa, Sambo Jateng Tambah 2 Emas di PON Bela Diri
Selain itu, Ainu juga melakukan kesalahan yang berujung pada pengurangan poin. Dia berharap, pesilat yang lolos semifinal lebih fokus lagi.
Pesilat putri Jateng Syufi Nafisa Kharin mengatakan, hanya berusaha tampil maksimal melawan Jenny Permata Lestari.
''Aku percaya saja dengan diri sendiri bisa mengalahkan lawan. Semoga saja bisa lebih baik lagi di semifinal,'' harap Syufi. (Aji)
