Helo Indonesia

Borong Enam Emas, Pencak Silat Jateng Rajai PON Bela Diri

Ajie - Olahraga
Selasa, 21 Oktober 2025 18:51
    Bagikan  
Borong Enam Emas, Pencak Silat Jateng Rajai PON Bela Diri

Pesilat Jateng Muhammad Faizal Ivanda yang menjuarai Kelas F putra PON Bela Diri, berpose bersama Wakil Ketum I KONI Jateng Bambang RM, Ketua Harian Pengprov IPSI Darmadi, dan Sekum Kuncoro DW

KUDUS, HELOINDONESIA.COM - Tim pencak silat Jateng membukukan prestasi membanggakan dalam partai final cabang olahraga Pencak Silat PON Bela Diri 2025 yang digelar di GOR Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, Selasa 21 Oktober 2025.

Jateng yang meloloskan enam wakilnya ke laga puncak, merajai dengan seluruh finalisnya sukses memborong medali emas.

Hasil ini juga mengukuhkan tuan rumah sebagai juara umum cabang olahraga pencak silat. Posisi kedua sebagai pengumpuil emas terbanyak ditempati oleh kontingen DKI Jakarta dengan torehan tiga emas, dua perak, dan satu perunggu. Disusul oleh Lampung di peringkat ketiga dengan dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Baca juga: Pemkot Semarang Berpredikat Terbaik dalam Pengawasan Kearsipan Tingkat Nasional

Emas pertama diraih tim pencak silat Jawa Tengah di kategori tanding kelas C Putri. Pesilat Jateng, Ni Gusti Rosia Pratiwi menang telak dari lawannya asal Sumatera Barat, Paula Listi dengan skor 44-41.

Kemudian, di kategori tanding kelas F Putra, Muhammad Faizal Ivanda menang dari wakil provinsi Lampung, Muhammad Rizki Tama dengan skor 39-9.

Di kelas D putri, Syufi Nafiza Kharin menang dengan nilai 34-5 dari wakil Jambi, Andhini Ayu Puspita Dewi.

Lalu di kelas E Putri Kirana Tias Savira menang dengan nilai 25-12 dari wakil  Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Taria Nanda Mauliya.

Kemudian di kelas B Putra, Rizki Mieko Yunandriya menang dengan nilai 43-36 dari wakil provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Fazri.

Sementara di kategori jurus kelas tunggal putri, emas di raih Jateng lewat pesilat Butsaina Okta Yusnita dengan perolehan nilai 9,900. Ia unggul tipis dari wakil Bali, Ni Made Mega Sri Wahyuni dengan perolehan nilai 9,850.

Baca juga: Ketua Pembina USM Prof Sudharto Pimpin DP2K Semarang

Satu di antara peraih emas tersebut, Rizki Mieko Yunandriya mengungkapkan sangat termotivasi ketika tampil di final. Hal tersebut membuatnya tampil all out.

"Yang jelas, karena sudah sampai babak final, lawannya sudah tidak mungkin tidak bagus," kata dia.

"Yang bisa membuat saya juara mungkin, kegigihan saya tidak mau kalah, itu bisa bertahan sampai beberapa ketika akhir," katanya.

Dalam jalannya final, ia menyebut perolehan nilai sempat hampir terkejar oleh lawan.

"Seketika itu semangat saya naik kembali. Rasa tidak mau kalahnya ada lagi, jadi saya berhasil mendapatkan poin lagi," tambahnya.

Apresiasi

Terpisah, Waketum Pengprov IPSI Jateng, Indro Catur Haryono mengapresiasi performa tim pencak silat Jateng di ajang PON Bela Diri 2025 ini. Dia mengaku bersyukur dengan hasil yang dicapai Karena target PON beladiri 2025 ini, juara umum terpenuhi.

"Kuncinya karena rekrutmen yang tepat berdasarkan data prestasi dan kemampuan atlet secara obyektif serta latihan yang berkesinambungan," katanya.

Dia mengatakan, pencak silat Jawa Tengah punya program dan agenda kegiatan yang terarah.

Atlet-atlet Jawa Tengah berlatih terus menerus dengan baik di Pelatda, di daerah, di kampus untuk persiapan kompetisi yang padat.

"Ditambah kebersamaan pengurus dan kekompakan pelatih yang bersinergi," tambahnya. (Aji)