SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Ketua Pembina Yayasan Alumni Universitas Diponegoro (YAU) sebagai penyelenggara Universitas Semarang (USM), Prof Sudharto P. Hadi MES PhD memimpin Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang masa bakti 2025-2030.
Kepengurusan DP2K dikukuhkan oleh Wali Kota Dr Agustina Wilujeng Pramestuti SS MM, pada Senin 20 Oktober 2025.
Berdasarkan Keputusan Wali Kota Nomor 0007/897 Tahun 2025, DP2K bertugas memberikan pertimbangan kepada Pemkot Semarang tentang permasalahan pembangunan kota, baik diminta maupun tidak diminta.
Baca juga: Pemkot Semarang Berpredikat Terbaik dalam Pengawasan Kearsipan Tingkat Nasional
DP2K juga bertugas memberikan rekomendasi analisis dan rumusan kebijakan dari setiap permasalahan Pembangunan.
Selain Sudharto, Ketua Pengurus YAU, Prof Dr Ir Hj Kesi Widjajanti SE MM menjadi anggota. Adapun Direktur USM Language and Culture Center (USM LCC) Dr Adi Ekopriyono, MSi menjadi Sekretaris II DP2K.
Keaktifan tiga personel ini sebagai wujud sumbangsih USM pada pembangunan kota Semarang. Pengurus lain, akademisi dari Undip, Unnes, Unika Soegijapranata, Udinus, Untag, serta pengusaha dan jurnalis.
Acara pengukuhan dihadiri Wakil Wali Kota Ir Iswar Aminuddin MT, Pj Sekda Budi Prakosa ST MT, pimpinan OPD, dan camat se-Kota Semarang.
Akselerator Pembangunan
Prof Sudharto menyambut baik ajakan wali kota dan siap memberikan masukan, baik diminta maupun tidak diminta. Seperti tahun-tahun sebelumnya, maka DP2K akan melakukan pertemuan rutin, baik internal maupun eksternal, untuk mengkaji proyek-proyek strategis.
''Kami juga akan menyampaikan kebijakan singkat atau policy brief sesuai bidang keahlian tiap-tiap anggota. Hasil kajian itu diharapkan dijadikan pertimbangan wali kota dalam pelaksanaan pembangunan,'' kata mantan rektor Undip itu.
Sebelumnya, wali kota mengajak DP2K menjalin kolaborasi, memberikan masukan, saran, kritik, demi kemajuan pembangunan Kota Semarang, menjadi akselerator pembangunan, sehingga Semarang makin maju, tapi berkeadilan sosial.
''Pertumbuhan ekonomi harus dinikmati rakyat. Kami siap dijawil dan dikritik,'' katanya.
Baca juga: PLN Tanggapi Cepat Usulan Warga, Enam Tiang Listrik Kini Dipasang di Sendangagung
Terkait dengan anggaran Rp 25 juta per tahun untuk RT, dia berharap, DP2K memberikan masukan agar anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk konsumsi, tapi dimanfaatkan untuk program-program pemberdayaan masyarakat.
Masalah lain yang dihadapi, menurutnya, adalah penanganan sampah. Dia menekankan, para ASN harus aktif di lingkungan masing-masing, menjadi pengurus PKK, aktif melaksanakan program Semarang Wegah Nyampah, pilah sampah, dan program lingkungan hidup lainnya.
''Tema besar 2026 adalah ketahanan pangan dan lingkungan hidup,'' ungkapnya.
Susunan Pengurus
Susunan pengurus DP2K terdiri atas, Ketua: Prof Sudharto P Hadi, MES, PhD, Sekretaris I: Prof Dr Ir Nany Yuliastuti MSP, Sekretaris II: Dr Adi Ekopriyono MSi.
Anggota-anggota: Prof Dr Ir Sugiono Soetomo, CES, DEA, Prof Dr Ir Suripin, Meng, Prof Dr Ir Bambang Setioko, MEng, Prof Dr Ir Edi Nursasongko, MKom, Prof Dr Ir Sutrisno Anggoro, MSi, Prof Dr Budi Widianarko, MSc, Prof Dr FX Sugiyanto, MS.
Baca juga: Ketua Pengadilan Sukadana Jadi Narasumber Bimtek Pertanahan di Way Jepara
Prof Dr Ridwan Sanjaya, SE, SKom, MSIEC, Prof Hanifa Maher Denny, SKM, MPH, PhD, Prof Dr Singgih Tri Sulistiyono, MHum, Prof Dr Yetti Rochwulaningsih, MSi, Prof Dr Ir Hj Kesi Widjajanti, SE, MM, Prof Dr Ir Syafrudin CES, MT.
Dr Mahfudz Ali, SH, MSi, Dr Ir Sudanti Budihardjo MSc, Dr Hastaning Sakti, MKes, Psi, Ir. Widya Widjayanti, MPH, MURP, IAI, Harjanto Kusuma Halim, MSc, Untoro Nugroho ST MT, Sasongko Tedjo SE MM, dan Dr Bunyamin, MPd. (Aji)
