Helo Indonesia

Satu Suara Tolak Pungli, Bupati Harno Pimpin Deklarasi Antikorupsi di Rembang City Run

Ajie - Olahraga
1 jam 15 menit lalu
    Bagikan  
Satu Suara Tolak Pungli, Bupati Harno Pimpin Deklarasi Antikorupsi di Rembang City Run

Bupati Rembang Harno memimpin deklarasi antikorupsi saat acara Rembang City Run 5K 2026

REMBANG, HELOINDONESIA.COM - Kampanye antikorupsi di Kabupaten Rembang dikemas lewat cara yang berbeda. Melalui ajang Rembang City Run 5K 2026, ribuan pelari diajak menyuarakan semangat integritas dengan mengusung slogan "Lari Terus, Korupsi Putus", Minggu 26 Juli 2026.

Event yang digelar di Alun-alun Rembang itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang. Start dan finis dipusatkan di Alun-alun Rembang.

Baca juga: Pestanya Para Calon Bintang! PSSI Jateng Gelar Grassroots Football Day di Stadion Citarum

Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Fahrudin mengatakan olahraga dipilih sebagai sarana menanamkan budaya antikorupsi di tengah masyarakat. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi juga harus dibarengi dengan upaya pencegahan melalui pembentukan karakter.

"Korupsi tidak bisa diberantas hanya dengan penindakan. Yang tidak kalah penting adalah membangun budaya antikorupsi di masyarakat," kata Fahrudin.

Dia menyebut perhatian publik selama ini lebih banyak tertuju pada operasi tangkap tangan maupun vonis terhadap pelaku korupsi. Padahal, langkah pencegahan dinilai menjadi kunci agar praktik korupsi tidak terjadi sejak awal.

Karena itu, Pemkab Rembang terus menggencarkan kampanye antikorupsi melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan masyarakat. Harapannya, nilai integritas tidak hanya dipahami, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, Bupati Rembang Harno mengatakan Rembang City Run juga menjadi momentum mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Menurutnya, kesehatan menjadi modal utama untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

Harno menambahkan, peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang menjadi momentum memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap semangat yang dibawa para peserta lari dapat menjadi simbol tekad bersama dalam mendorong Rembang yang semakin maju dan sejahtera.

"Masyarakat yang sehat merupakan modal utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah," ujar Harno.

Kampanye antikorupsi dilakukan dengan deklarasi bersama yang dipimpin oleh Bupati Rembang Harno sebelum memberangkatkan para peserta Rembang City Run.

Cegah Korupsi

Dalam deklarasi itu, Bupati Harno mengajak seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama mencegah tindakan koruptif.

"Menolak segala bentuk korupsi, gratifikasi, pungutan liar, dan penyalahgunaan wewenang," seru Harno dihadapan para peserta.

Baca juga: Lewat Program Pesantren Obah, 15 Peserta Lolos Beasiswa Luar Negeri Pemprov Jateng 2026

Sementara itu, Ketua Umum HKR Jabodetabek, Dr H Maryono, mengatakan Rembang City Run 2026 merupakan penyelenggaraan tahun kedua yang dipercayakan Pemerintah Kabupaten Rembang kepada HKR Jabodetabek sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang.

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus amanah bagi warga Rembang di perantauan untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

"Momentum ini membangkitkan kesadaran keluarga besar HKR yang berada di luar Rembang untuk ikut memikirkan dan membangun daerah. Kami ingin ikut berkontribusi agar Rembang semakin maju dengan semangat 'Rembang Jujur, Rakyat Makmur'," katanya.

Maryono menambahkan, Kabupaten Rembang memiliki identitas kuat sebagai kota bersejarah dan kota santri. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga sebagai modal membangun daerah yang maju, berintegritas, dan sejahtera.

Antusiasme masyarakat yang mengikuti Rembang City Run tahun ini. Lebih dari 3.700 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut, meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. (Aji)