MEDAN, HELOINDONESIA.COM -Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengungkapkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sempat mendapatkan masukan progres pembangunan dan renovasi venue PON XXI Aceh-Sumut yang lamban. Masukan dari berbagai pihak, disampaikan Jokowi saat rapat terbatas (Ratas) dengan pihaknya di Istana Negara beberapa waktu lalu.
Hal tersebut disampaikan Marciano, pada pembukaan Chef de Mission Meeting II, yang berlangsung di Hotel Santika, Medan, Senin (24/6/2024) malam. ‘’Apa yang disampaikan beliau (Jokowi) adalah bentuk perhatian serius dari pemerintah untuk mendukung pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut,’’ ujar Marciano.
‘’Pernyataan Pak Jokowi disampaikan dalam rapat terbatas (Ratas) beberapa waktu yang dihadiri kami. Beliau mendapatkan mendapat banyak masukan progress pembangunan dan renovasi venue yang terjadi. Setelah mendapat masukan dari berbagai pihak di rapat terbatas, beliau menyimpulkan PON XXI dilaksanakan sesuai jadwal, 8-20 September 2024’’ ujar Marciano
Sehubungan dengan itu, KONI Pusat beserta PB PON dan tuan rumah Aceh dan Sumut telah membentuk tim pengawas progress pembangunan venue. Diyakinkan, pembangunan dan renovasi seluruh venue yang akan digunakan di PON XXI selesai akhir Agustus.
Tes Even
Bahkan, lanjut Marciano, pada akhir bulan Juli beberapa venue dilaporkan akan selesai. Untuk itu pada akhir bulan Juli aka nada beberapa tes even di dua provinsi tuan rumah PON XXI. ‘’Dukungan semua pihak dan kerja keras dua tuan rumah menjadi penyemangat kita untuk menyambut pelaksanaan PON XXI,’’ tandas jenderal tiga purnawirawan tersebut.
PON Aceh-Sumut, tambah Marciano, penuh dengan sejarah. Karena, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah diselenggarakan di dua provinsi. PON Aceh-Sumut juga pertama kalinya diikuti oleh 38 provinsi di Indonesia, hadir juga perwakilan IKN.
Untuk itu, KONI Pusat berharap banyak pecah rekor nasional (rekornas) dan rekor internasional (rekorin) yang pecah, pada saat berlangsungnya PON XXI Aceh-Sumut bulan September mendatang. Sebab, jika hal itu terjadi menandakan pembinaan di daerah sangat bagus. Hal lain, pemecahan rekor di pesta olahraga nasional empat tahunan akan dikenang sepanjang masa.
CDM II diikuti oleh 38 provinsi peserta PON XXI Aceh-Sumut plus perwakilan dari IKN (Ibu Kota Nusantara). Dalam kesempatan tersebut, Marciano menyampaikan optimistisnya PON XXI akan diselenggarakan di dua provinsi sesuai dengan jadwal. Apalagi, pemerintah sangat mendukung agar perhelatan tersebut diselenggarakan sesuai dengan agenda yang telah diputuskan.
Sementara itu Pj Gubernur Sumut dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dispora Sumut Baharuddin Siagian menyatakan, CDM II penting artinya untuk menyamakan pandangan peserta PON XXI. ‘’Kami siap menjadi tuan rumah pelaksanaan PON XXI. Apalagi, bagi masyarakat Sumut ini menjadi kebanggan tersendiri. Tahun 1953 kami pernah menjadi tuan rumah, artinya 73 tahun lampau,’’ ujar Pj Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Sumut juga mempromosikan kuliner-kuliner di wilayahnya yang perlu dicoba oleh para tamu yang hadir di CDM II maupun nantinya pada saat pelaksanaan PON XXI. ‘’Kuliner di Sumut tidak ada yang enak, yang ada adalah enak sekali. Mulai dari buah durian, duku, dan kuliner lainnya,’’ pungkasnya. (ADE)