HELOINDONESIA.COM - Indonesia telah ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17. Penunjukan itu terasa mendadak dan tak banyak waktu untuk persiapan, karena gelaran Piala Dunia U-27 akan dilaksanakannNovember dan Desember 2023.
Yang tak banyak waktu juga adalah persiapan Timnas Indonesia U-17 Tahun, karena saat ini timnas belum terbentuk, Dalam kondisi seperti itu Ketua Umum PSSI Erick THohir menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih Timnas U-17. Penunjukan ini pun menimbulkan kontroversi, pro dan kontra.
Suara di media sosial, komentar pecinta sepak bola begitu pedas atas penunjukan Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia. Mereka masih terngiang bagaimana TImnas Indonesia U-17 di bawah asuhan coah Bima Sakti dibantai Malaysia 1-5, padahal saat itu hasil imbang saja bisa lolos ke Piala Assia.
Komentar pecinta sepak bola bis akita lihat, di antaranya dalam unggahan akun twitter PSSI yang memposting penunjukan Bima Sakti sebagai pelatih TImnas Indonesia U-17.
Satu netizen dengan akuin @bleewwew menilai lebih baik pelatih Indra Syafri karena lebih punya taktik, dan bisa melihat situasi dan kondisi. Menurutnya, kesalahan Bima Sakti dia tidak bisa memanfaatkan situasi dan kondisi.
“Dulu pernah dibantai Malaysia di kandang, kaena dia tidak bisa pakai taktik apa yang pas kalau habis hujan gede dan lapangan licin,” ujar netizen itu.
Warganet dengan akun @whyzar meminta Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau lagi penunjukan Bima Sakti sebagai pelatih TImnas Indonesia U-17, sebab ini Piala Dunia. Bima Sakti di Piala Asia telah hancur-hancuran.
“Pak Erick Thohir tolonglah ini Piala Dunia, lho, apa gak terlalu gegabah menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih? Track recordnya di kualifikasi Piala Asia saja hancur-hancuran gitu. Jangan sampai nanti jadi mempermalukan indonesia di event dunia. Mohon di pertimbangkan lagi pak,” tulisnya.
Baca juga: Didorong Jokowi untuk Menang, Ganjar Disambut Hangat Warga Gang Kecil di Jakarta Saat Blusukan
Tak kalah sadis komentar netizen dengan akun @Here_Wee_Go. Ia menilai, penunjukan ini kocak. Sebab lawan-lawan Timnas Indonesia nanti kelas dunia, tapi kok memakai pelatih miskin taktik.
“Ya sudah tidak usah berharap lebih. Lawan Malaysia saja dibantai. Intinya, selamat menjadi lumbung gol,” ujarnya.
Banyak sekali komentar sadis terhadap penunjukan Bima Sakti sebagai pelatih TImnas U-17 yang dipersiapkan ke Piala Dunia U-17. Namun, ada netizen uang mencoba menerima keputusan Ketum PSSI Erick Thohir ini. “Miris lihat komen gak percaya amat, kasih kesempatan saja udah. Kita lihat hasilnya,” tulis Renaldi (@Renaldi220700).
Sementara itu, pengemat sepak bola Binder Singh mengatakan, apa yang diputuskan oleh Ketum PSSI Erick Thohir adalah hal realistis. Sebab, dua pelatih utama Indonesia saat ini, yakni Shin Tae-yong dan Indra Syafri tengah sibuk.
Baca juga: Naas, Balita 4 Tahun di Tangsel Meninggal Akibat Dianiaya Ibu Kandung dan Ayah Tiri
Sihin Tae-Yong menanani timnas Indonesia senior untuk penyisihan Piala Dunia, sedangkan coah Indra Syafri menangani TImnas Indonesian U-23.
“Kini pelatih yang ada memang Bima Sakti, meski kita tahu pengalaman yang lalu TImnas Indonesia U-17 di bawah asuhannya dibantai Malaysia, dibantai 1-5,” katanya.
Saat ini, PSSI memang menghadapi pilihan sulit, sebab Timnas Indonesia U-17 saja belum terbentuk, Harus melakukan seleksi dari awal, sehingga latihan bersama waktunya mepet.
“Maka, pilihan terhadap Bima Sakti ini menjadi realistis, karena dia yang pernah bersentuhan langsung dengan timnas Indonesia U-17. Kalau kemarin gagal, kini diberi kesempatan lagi,” katanya. (*)
(Winoto Anung)