LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Menjelang berakhirnya masa kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Lampung pada Februari 2026, dinamika organisasi mulai menghangat.
Sejumlah Pengurus Cabang (Pengcab) Percasi kabupaten/kota di Lampung mulai memunculkan nama yang dinilai layak memimpin induk organisasi catur daerah itu ke depan.
Sinyal perubahan itu mengemuka dalam sebuah serasehan yang dikemas sederhana namun sarat makna, dirangkai dengan turnamen catur terbatas, di RM Nasi Kapau Safari, Lempasing. Di meja-meja catur yang sunyi namun penuh konsentrasi, para Ketua Pengcab bertukar pandangan tentang masa depan Percasi Lampung.
Dalam forum tersebut, mengemuka satu benang merah: keinginan kuat akan pembenahan, terutama pada sektor pembinaan atlet. Para pengurus sepakat, tanpa sistem pembinaan yang berkelanjutan dan serius, sulit bagi pecatur Lampung bersaing di level nasional, apalagi internasional.
Dari diskusi itulah lahir kesepakatan. Sebanyak sembilan Pengcab Percasi kabupaten/kota, bersama sejumlah tokoh catur Lampung, menyatakan dukungan kepada Irjen Pol Ahmad Ramadhan—putra daerah Lampung—untuk maju sebagai calon Ketua Pengprov Percasi Lampung periode 2026–2030.
Seorang Ketua Pengcab yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar turnamen. Lebih dari itu, menjadi ajang silaturahmi dan penyamaan persepsi antar-Pengcab, khususnya terkait arah pembinaan atlet usia dini dan junior.
“Agenda terdekat yang kami bahas adalah persiapan Musprov Percasi Lampung. Masa kepengurusan Pengprov saat ini akan berakhir Februari 2026, sehingga perlu sosok yang mampu membawa energi baru,” ujarnya.
Menurut dia, Irjen Pol Ahmad Ramadhan dinilai memiliki kapasitas, integritas, serta kecintaan terhadap olahraga catur. Faktor itulah yang membuat sembilan Pengcab dan para tokoh catur sepakat mendorong namanya.
“Kami percaya, di bawah kepemimpinan beliau, Percasi Lampung bisa lebih tertata, maju, dan berprestasi,” katanya.
Terpisah, Irjen Ahmad Ramadhan yang dihubungi melalui panggilan video WhatsApp menyatakan kesiapannya apabila mendapat mandat dari Pengcab dan insan catur Lampung. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.
Pria yang akrab disapa Adin Doni itu menegaskan, niatnya semata-mata untuk mengabdi sebagai putra daerah. Ia mengaku tidak memiliki kepentingan pribadi, selain keinginan mendorong kemajuan olahraga catur di Lampung agar lebih kompetitif dan berprestasi.
“Jika dipercaya, tentu saya siap berkontribusi untuk memajukan Percasi Lampung,” ujarnya singkat.
Musprov Percasi Lampung 2026 pun diprediksi menjadi momentum penting, bukan hanya pergantian kepemimpinan, tetapi juga penentuan arah baru catur Lampung di masa mendatang. (Rls/Prapthy)