Petinggi Organisasi Mahasiswa Islam Dibuntuti Paparazzi Check In dengan Mantan Host TV, Ayo Ngapain di Kamar Eksekutif 836 Harga 750 Ribu...?

Rabu, 4 Februari 2026 12:33
Video dan foto tangkapan layar yang diduga dua sejoli dari pasangan petinggi organisasi mahasiswa Islam dan mantan host TV sekaligus selebgram. Foto: tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM - Dugaan terjadinya skandal esek-esek menerpa petinggi sebuah organisasi mahasiswa Islam yang memiliki kantor di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

Skandal ini bermula ketika redaksi menerima beberapa potongan video dan foto dari seseorang yang mengaku bernama Muhamad Nasihan.

Video dan foto yang berasal dari pesan berantai WhatsApp itu berdurasi antara 7 sampai 30 detik yang dikirim pada Senin (26/1/2026) malam.

"Sudah viral di grup-grup WhatsApp," ujar seorang nara sumber yang minta namanya dirahasiakan itu.

Baca juga: Pemprov Lampung Perkuat Budaya Kerja Bersih, Nyaman, dan Sehat Lewat Gerakan ASRI

Potongan video dan foto tersebut memperlihatkan seorang pria berjaket biru tua, bercelana hitam dan sepatu kets hitam serta berkacamata. Sebut saja dia inisial IT.

Pria itu tampak mesra bersama seorang wanita berhijab dan berbaju hitam serta bercelana gombrong putih. Sebut saja inisial RMPPS.

Di video awal, kedua pasangan itu belanja di sebuah warung kemudian berjalan di pinggiran jalan di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan yang saat itu dalan kondisi hujan rintik-rintik dan lalu lintas kendaraan lancar.

Di video dan foto lain, tampak keduanya sudah berada di sebuah hotel berbintang tiga Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Baca juga: Dua Tahun Menunggu, Atlet Kickboxing Jateng Resmi Sabet Perunggu PON XXI

Si pria tertangkap video sedang berada di depan meja resepsionis, sementara si wanita sedang menunggu lift untuk masuk dan naik ke lantai atas.

Yang menarik, si perekam atau si paparazzi itu sekilas duduk tak jauh dengan keberadaan kedua pasangan tersebut.

Diduga, "si pengintil" tersebut sudah membututi kedua pasangan tersebut dari sebuah warung, merekam dari dalam mobil.

Kemudian dilanjut dengan aksi mengambil video dan memotret di hotel berbintang tiga yang dekat dengan resepsionis.

Bahkan dia juga mengambil foto sampai ke depan sebuah kamar eksekutif dengan nomor 836 yang disebutnya dalam narasi tempat kedua pasangan itu check in.

Baca juga: Bungkam Stadion Maluku United, Bhayangkara Presisi Lampung Pulang dengan Senyum Manis

Si perekam juga memastikan bahwa pria itu berinisial IT yang saat ini menjabat sebagai sekjen organisasi Mahasiswa Islam dan tenaga ahli seorang anggota DPR RI.

"Sering melakukan perbuatan zina bergonta ganti pasangan dan terakhir melakukan perbuatan asusila (zina) pada Rabo 21 Jan 2026 jam 00.15 wib," tulisnya saat dikirim via WhatsApp ke redaksi pada Senin (26/1/2027) malam.

"cek in dan jam 12.45 cek out bersama rmpps mantan ketua PC kopri kab bekasi dan host di sebuah televisi di hotel jalan Lenteng agung no 18 Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan di kamar ekskutif 836 harga 700 ribu," tambahnya lebih lanjut.

Redaksi pun mendatangi kantor TV yang disebut yang beralamat kantor di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat pada Selasa (27/1/2026) siang.

Baca juga: Sumut Tegaskan Dukungan untuk Lampung–Banten di PON 2032

CEO sekaligus Founder TV berinisial A kepada Heloindonesia membenarkan kalau R, wanita pasangan check itu pernah bekerja menjadi host di TV.

"Tapi sudah setahun dia mengundurkan diri. Kabarnya ke pesantren di Jombang, istilahnya Ma'had Aly," jelasnya.

A juga menuturkan bahwa selama bekerja di TV, wanita yang punya nama lengkap RMPPS dinilainya baik. Dan dia tidak mendengar sama sekali kalau ada isu perzinahan.

"Dia punya talenta sebagai host ya. Selama bekerja di sini baik baik saja. Soal urusan pribadi saya minta jangan disangkut pautkan dengan TV apalagi organisasi," papar Ali.

Baca juga: Treatment Slimming Acupunture jadi Salah Satu Solusi Mengurangi Berat Tubuh Akibat Lemak

Redaksi juga berusaha mengkonfirmasi dugaan skandal ini ke kantor organisasi mahasiswa Islam yang berada di kawasan Jl Salemba Tengah, Jakarta Pusat pada Selasa (27/1/2026) sore.

Sayangnya, Ketua dan Sekjen pergerakan mahasiswa itu tidak berada di tempat. Menurut seorang pengurus berinisial R, IT jarang datang ke kantor.

"Tinggalnya di Ciganjur. Kalau ke sini pas ada rapat pengurus aja," jelas mahasiswa asal Sidoarjo yang sedang menyiapkan diri untuk melanjutkan studi S2 tersebut.

R juga mengatakan kalau dirinya tidak tahu nomor kontak IT. Dia berjanji akan meneruskan nomor kontak yang diberikan redaksi dan akan disampaikan ke IT jika bertemu.

Baca juga: Sumut Tegaskan Dukungan untuk Lampung–Banten di PON 2032

"Yang punya nomor kontak Ketua-ketua Badan Pengurus Harian saja untuk no kontak pengurus Pusat. Kalau saya kan cuma pengurus biasa di sini," katanya.

R juga menolak untuk menilai video atau foto yang ditunjukkan redaksi terkait benar atau tidaknya video yang diduga sebagai Sekjen dan seorang selebgram yang juga mantan host TV tersebut.

"Saya tidak perlu tau dan tidak mau tau soal foto atau video itu," tegasnya.

Hingga berita ini dituliskan, redaksi belum mendapatkan konfirmasi atau jawaban resmi dari pihak Pergerakan Mahasiswa.

Namun, seorang pengurus lain berinisial S rupanya penasaran dengan foto dan video yang diduga sekjen Pergerakan Mahasiswa Islam berinisial IT itu.

Dia pun meminta redaksi untuk memperlihatkan video dan foto kedua pasangan tersebut.

Baca juga: Kampus Vokasi dan Sentra Riset Kopi di Jawa? Ini Dia

"Ya dia itu benar (IT), saya nggak kenal dengan ceweknya. Saya kan baru setahun di sini. Dan tidak harus menetap di sini," bisiknya.

Mahasiswa asal Aceh yang juga bersiap menempuh studi S2 itu tak menyangka kalau ada dugaan skandal tuduhan perzinahan antara Sekjen dengan mantan host TV tersebut.

Redaksi juga sudah berusaha mengkonfirmasi soal foto dan video terkait check in di hotel melalui akun Instagram Restimpps.

Tapi hingga berita ini dibuat, pemilik akun tersebut tidak merespon. Bahkan wanita dengan pemilik akun Instagram dengan lebih dari 23 ribu followers tersebut menghilang sejak Minggu (1/2/2026).

Baca juga: Akibat Viral Kasus Penganiayaan Jadi Narkoba, Dilimpahkan ke Polres Jaksel dari Polsek Cilandak

Pihak hotel KO di Lenteng Agung pada Selasa (27/1/2026) sore membenarkan kalau kamar 836 adalah kelas VIP dan sewa kamar seharga Rp 750 ribu semalam.

Namun pihak hotel menolak untuk diwawancara terkait dugaan skandal esek-esek petinggi organisasi Islam tersebut.

"Kami akan berikan data kalau ada surat keterangan dari kepolisian," ujarnya singkat.

Di hari lain, redaksi menerima sebuah narasi terkait skandal ini melalui pesan WhatsApp dan si pengirim mengaku bernama Muhamad Nasihan.

Dia menanggapi terkait dengan foto dan video yang diduga Sekjen organisasi Islam dan mantan host TV.

Baca juga: Serah Terima Kemenag Bandarlampung, Pesannya Ayomi Semua Agama

Dia menuliskan begini: "Merekrut dan merawat kader itu butuh proses yg panjang tapi IT malah merusak kader dan mencoreng citra organisasi."

"Atas perbuatan dua sejoli tersebut tentu mencoreng organisasi maka sebaiknya pemangku kewenangan organisasi dan TV menonaktifkan dan mencopot mereka berdua."

Berita Terkini