Lantik Pengurus Pertina Wonosobo, Kairul: Momentum Bagus Raih Prestasi di Porprov

Rabu, 18 Februari 2026 15:50
Ketua Umum Pertina Jateng Kairul Anwar saat melantik pengurus Pertina Wonosobo yang diketuai Mantep Abdul Ghoni

WONOSOBO, HELOINDONESIA.COM - - Pengkab Pertina Wonosobo periode 2026–2030 di bawah kepemimpinan Mantep Abdul Ghoni, resmi dikukuhkan, Selasa, 17 Februari 2026.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengprov Pertina Jateng Kairul Anwar di Gedung Pertemuan Terminal Mendolo Wonosobo, Selasa, 16 Februari 2026.

Tampak hadir, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, beberapa perwakilan Forkompinda, kepala dinas, juga Ketua Umum KONI Kabupaten Wonosobo Kozin, serta pimpinan cabor di Wonosobo.
Kairul Anwar, menyebut Wonosobo berada dalam momentum bagus untuk bangkit meraih prestasi maksimal di Porprov Jateng 2026 Oktober mendatang.
''Dulu dengan latihan seadanya lima atlet tinju daerah ini telah lolos ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov),'' katanya.

Baca juga: Tinjau Pengungsi Korban Tanah Gerak di Brebes, Gubernur Minta Percepat Huntara dan Relokasi

Dia mengingatkan, keberhasilan tidak boleh berhenti pada satu momentum. Pembinaan, kata dia, harus berkelanjutan dan terukur. “Kalau tahun lalu muncul satu atlet, hari ini harus lima. Itu baru namanya pembinaan. Tidak boleh stagnan,” katanya.
Kabupaten Wonosobo sendiri di Porprov Jateng 2026 di Semarang Raya meloloskan 5 petinju.
Jumlah ini hasil dari meraih dua medali perak dan satu perunggu dalam PraPorprov 2026 di Banjarnegara tahun lalu.

Dua perak yang diraih masing-masing atas nama Chrisdian Ananda kelas 57 kg putri dan Ghoni Rifai (54 kg putra).

Chrisdian di final kalah dari petinju Pelatda Jateng asal Kabupaten Magelang Silvania Putri Ayu Nurrohman.
Sedangkan Ghoni di partai puncak kalah dari petinju Boyolali, Arifson Pilo Here. Sedangkan satu perunggu atas nama Anas (kelas 80 kg)

''Semoga nanti di Porprov Jateng 2926, dari dua perak ini bisa jadi emas dengan fasilitas yang sudah disediakan Pak Mantep (Ketua Pertina Wonosobo, Mantep Abdul Ghoni),'' katanya.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat juga menggaris bawahi harapan Kairul itu.

Baca juga: Borong 7 Emas, Pesilat USM Juara Umum di Kendal Open Championship 2026

Bahkan ia berharap dari Pertina Wonosobo muncul figur atlet lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional.
''Kalau di daerah tetangga muncul ikon tinju Chrisjon. Kita harapkan dari Wonosobo juga bisa muncul Nana besar petinju yang sama,'' kata Afif.

Regenerasi 

Bupati juga menitipkan program agar Pertina Wonosobo mau melakukan regenerasi atlet.
Dengan 265 desa dan kelurahan yang tersebar di wilayahnya, ia meminta Pertina aktif masuk ke sekolah dan desa untuk menjaring bibit muda.
“Atlet itu harus dimulai dari bawah. Tidak bisa langsung ambil yang sudah dewasa lalu diturunkan bertanding. Itu berisiko,” ujar Afif.

Sementara itu, Ketua Pertina Wonosobo, Mantep Abdul Ghoni, menyambut baik harapan semua pihak.
Dengan modal lima atlet yang lolos ke Porprov ia juga bertekad mempersembahkan dua medali emas untuk kontingen Wonosobo.

''Dengan dukungan semua pihak, semoga kami bisa mewujudkan target tersebut,'' kata Mantep.
Yang lain, fokus utama pembinaan menurut Mantep diarahkan pada pengenalan tinju hingga ke lapisan terbawah, dengan pola pembinaan terstruktur dan terkoordinasi bersama Pengprov Pertina Jawa Tengah.

“Arahan dari provinsi jelas, pembinaan harus dimulai dari bawah. Kami akan konsultasi dengan para senior terkait usia ideal untuk mulai ditarik dan dibina,” ujar Mantep.

Menurut dia, potensi tinju Wonosobo bukan hal baru. Karakter keberanian masyarakat dinilai telah lama terbentuk, namun belum sepenuhnya diarahkan ke ruang yang tepat.
“Sejak dulu Wonosobo dikenal berani. Nyalinya sudah ada. Tinggal bagaimana diarahkan ke jalur yang positif dan aman. Tinju ini adu nyali yang terkontrol,” tambahnya. (Aji)

Berita Terkini