Gus Yasin Ingin Porprov 2026 Hasilkan Atlet Unggul serta Tak Tinggalkan Masalah Keuangan

Minggu, 5 April 2026 06:17
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen didampingi Kadispora Muhammad Masrofi dan Ketua Umum KONI Sujarwanto Dwiatmoko

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Forum Rapat Kerja Provinsi Komite Nasional Olahraga Indonesia (Rakerprov KONI) Jawa Tengah Tahun 2026 hendaknya dijadikan momentum untuk rembug bersama dalam menyusun strategi dalam pembinaan olahraga, termasuk menjadikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagai sarana melahirkan atlet unggul menghadapi PON 2028.

Rembug bersama juga diperlukan dalam mengelola keuangan Porprov 2026, mengingat event ini ada penyertaan anggaran dari APBD provinsi dan kabupaten/ kota. Jangan sampai ada permasalahan di kemudian hari.

Baca juga: DIY Mundur, Jateng Pilih Batal Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah PON 2032

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, saat membuka Rakerprov KONI Jateng bertajuk "Sukses Porprov 2026 Menuju Peningkatan Prestasi PON 2028", di Hotel Grasia Semarang, Sabtu, 4 April 2026.

''Keuangan yang dikelola KONI tidak sedikit. Cabang olahraganya juga luar biasa banyak. Jadi ini diperlu dirembug, dan ditelaah yang baik. Saya berharap Porprov sukses di segala lini. Baik itu menghasilkan atlet unggul yang punya jiwa sportivitas, bermental juara untuk PON 2028, juga sukses dalam administrasi keuangan,'' katanya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Muhammad Masrofi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Jateng Iwanuddin Iskandar, Ketua Umum KONI Jateng Sujarwanto Dwiatmoko beserta jajaran pengurus, perwakilan KONI kabupaten/kota dan cabor olahraga.

Dampak Ikutan

Kepada media, wagub yang akrab disapa Gus Yasin itu juga menyebut Porprov menjadi momen untuk merangkul UMKM, pengusaha dan pedagang, di lokasi tuan rumah penyelenggaraan.

Baca juga: Ribuan Warga Demak Bertahan di Pengungsian, Ahmad Luthfi Guyur Bantuan Rp 236 Juta

Terkait imbauan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah, Gus Yasin mengatakan, pembahasan keuangan untuk pelaksanaan Porprov sudah dibahas dalam anggaran 2024. Sehingga, dengan alokasi yang ada, tinggal dimaksimalkan, karena sudah ada kesepakatan.

Bahas Porprov 2030

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, Rakerprov membahas secara teknis penyelenggaraan Porprov 2026. Agenda yang akan dibahas antara lain penentuan hari H, cabang olahraga, dan kelas yang akan dipertandingkan.

Selain itu Rekerprov juga membahas tuan rumah Porprov 2030. Hingga saat ini ada dua daerah yang menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah, yaitu Karesidenan Kedu dan Pekalongan.

"Saat ini sudah dalam penilaian, penapisan, dan seterusnya, dan hari ini nanti akan disepakati dan kita juga akan meminta siapapun wilayah manapun yang terpilih untuk menjadi ketua rumah Porprov ke-18 tahun 2030 untuk menyampaikan garis besar kesiapannya," ujarnya.

Baca juga: Perkuat Kompetensi Digital, 100 Siswa SMK Texmaco Semarang Kunjungi FTIK USM

Disinggung kesiapan Semarang Raya menjadi tuan rumah Porprov 2026, Sujarwanto mengatakan, kesiapannya sudah cukup baik. Pembagian tugas masing-masing daerah di Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal dan Demak juga sudah sama-sama sepakat. Venue-nya sudah siap rancangannya masing-masing juga sudah siap.

"Hari ini kita mendeklarasikan kesiapan itu sekaligus memastikan timeline-nya," pungkasnya. (Aji)

Berita Terkini