SALATIGA, HELOINDONESIA.COM -Dominasi Kabupaten Temanggung di cabang olahraga menembak nomor berburu kelas WRABF 25m Heavy Rifle (HR) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026 tak tergoyahkan.
Berlaga di Lapangan Menembak Makorem 073/Makutaram, Kembangsari, Salatiga, Minggu (25/10), dua petembak andalan Temanggung sukses menguasai podium tertinggi dengan menyabet medali emas sekaligus perak.
Pertarungan sengit tersaji sejak babak kualifikasi hingga final yang diikuti oleh 15 penembak terbaik Jawa Tengah. Imam Nuruddin, peraih medali emas PON 2024 Aceh, tampil tenang namun mematikan. Bersama kompatriotnya, Panggalih Muhammad, keduanya sama-sama mengumpulkan nilai tertinggi dengan torehan 740 poin.
Baca juga: Porprov XVII Jateng Jadi Pijakan PON 2028 Sekaligus Pemantik Ekonomi Warga
Persaingan ketat di papan atas akhirnya ditentukan oleh kecermatan dewan juri. Melalui keunggulan akumulasi poin ketepatan (poin lebih), Imam dinobatkan sebagai peraih emas, disusul Panggalih yang membawa pulang perak. Sementara medali perunggu berhasil diamankan oleh Langgeng Widodo asal Kabupaten Blora dengan raihan 737 poin.
Kunci Sukses
Menariknya, di balik torehan gemilang ini, Imam mengaku tampil tanpa beban target khusus. Beban moral sebagai peraoh emas PON tahun 2024 di Aceh tak dipungkiri sempat membayangi, namun ia memilih untuk fokus pada kualitas setiap tembakan.
"Saya tidak memasang target pada Porprov ini. Hanya berpikir bagaimana mencapai nilai yang lebih bagus. Kalau dipasang target, justru akan membebani pikiran dan konsentrasi," ungkap Imam seusai laga.
Bahkan persiapan yang dijalaninya pun terbilang terukur dan santai. "Latihan biasa saja, hanya seminggu sekali," tambahnya seraya tersenyum.
Atas capaian tersebut, Ketua Pengprov Perbakin Jateng, Sinyo Haryanto, yang hadir langsung dan mengalungkan medali pada Upacara Penghormatan Pemenang (UPP), menegaskan bahwa kematangan mental dan pengalaman bertanding masih menjadi kunci utama di arena.
"Faktanya memang atlet senior masih dominan. Ini tidak lepas dari faktor pengalaman berlomba yang matang," jelas Sinyo.
Baca juga: Salatiga Juara Umum Muay Thai Porprov XVII Jateng, Tim Solo Lampaui Target
Usai persaingan sengit di nomor berburu, fokus kompetisi kini bergeser ke Semarang. Nomor tembak sasaran dan tembak reaksi dijadwalkan mulai bergulir pada Senin hari ini di Lapangan Menembak Jatidiri.
Ketua Panpel Rudi Dwi Tjahyanto bersama Technical Delegate Dyahretnowulan Widyorini, Chief RTS Jury Jono Afrianto, dan panitia M Edi Waluyo telah rampung menggelar temu teknik untuk menyambut perburuan medali berikutnya. (Aji)