✕

Lifter Ifah dan Dyah Ayu Tampil Gemilang, Sumbang Emas untuk Kota Semarang di Porprov

Minggu, 25 Oktober 2026 18:49
Lifter Kota Semarang Ifah Romadian dan Dyah Ayu Permatasari saat melakukan selebrasi di atas podium

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Dua lifter putri andalan Kota Semarang, Ifah Romadian dan Dyah Ayu Permatasari, tampil begitu perkasa di hari kedua cabang olahraga angkat besi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Gedung Graha Sari, Gayamsari, Semarang, Minggu 25 Oktober 2026.

Kedua atlet tersebut sukses mengamankan medali emas usai catatan angkatannya menumbangkan rival-rivalnya di atas panggung Porprov.

Pencapaian gemilang dua srikandi ini menjadi suntikan energi yang sangat krusial bagi kontingen Kota Semarang dalam upaya mendominasi perolehan medali di ajang olahraga multievent paling bergengsi se-Jawa Tengah tersebut.

Baca juga: Empat Srikandi Pelatnas Absen, Persaingan Pencak Silat Porprov XVII Jateng Justru Ketat

Turun di kelas 58 kilogram putri, Ifah Romadian tampil sangat tenang dan percaya diri. Ia memastikan medali emas usai mencatatkan total angkatan memukau, yakni snatch 73 kilogram dan clean & jerk 87 kilogram. Perlawanan sengit dari Ananda Ismawati (Kota Pekalongan) dan Eka Amalia Putri (Grobogan) berhasil dipatahkan.

Sensasi kemenangan Kota Semarang berlanjut di kelas 77 kilogram putri. Dyah Ayu Permatasari tampil garang dan tak terbendung. Lewat angkatan snatch 80 kilogram serta clean & jerk 96 kilogram, Dyah tanpa ragu mengunci podium tertinggi, memaksa Djezema Kyla Indira dari Grobogan puas membawa pulang perak.

Kota Semarang  Kian Digdaya
Keperkasaan skuad angkat besi Kota Semarang tak berhenti di raihan dua emas. Atlet-atlet Kota Lumpia ini juga sukses memanen medali perak dan perunggu di sejumlah kelas, seperti Delila Putri Wulandari menyumbang perak di kelas 69 kg putri (snatch 73 kg / clean & jerk 92 kg), dan Tio Wenendi meraih perak di kelas 88 kg putra (snatch 105 kg / clean & jerk 115 kg). Selanjutnya Yunensi Novitasari merebut perunggu di kelas 63 kg putri (snatch 60 kg / clean & jerk 70 kg).

Baca juga: 10 Ribu Anggota Terapi HUT ke-21 Ling Tien Kung di TMII: Cangget Agung Menggema

Lhofer Rixno merebut perunggu di kelas 98 kg putra (snatch 105 kg / clean & jerk 110 kg).

Merata
Sementara itu, persaingan di empat kelas lainnya pada hari kedua berlangsung relatif seimbang dan dinamis. Empat keping emas tersisa berhasil dibagi rata oleh kontingen Grobogan, Cilacap, Pati, dan Kota Surakarta:

Lifter kelas 88 kg putra Mohamad Najib asal Grobogan. Atlet yang tercatat sebagai mahasiswa Unnes tersebut meraih emas dengan angkatan snatch 130 kg / clean & jerk 160 kg). Selanjutnya kelas 98 kg putra, lifter Arif Puji Saputra (Cilacap) menyegel emas (snatch 125 kg / clean & jerk 161 kg).

Di bagian putri kelas 63 kg putri, lifter asal Pati Tasya Rizky Citra Lestari menyabet emas (snatch 75 kg / clean & jerk 100 kg), sedangkan di kelas 69 kg putri, lifter Ivania Cahyaningtyas (Solo) bertengger menjadi terbaik (snatch 77 kg / clean & jerk 93 kg). (Aji)

Berita Terkini