Cara Mengatasi Kulit Kering di Saat Cuaca Panas, Jangan Salah Pilih Pelembap

Rabu, 21 Agustus 2024 21:00
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kulit kamu akan tetap lembap dan sehat meskipun di tengah musim panas dan kemarau. Foto: tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM - Indonesia memiliki dua musim yang berbeda. Yakni musim panas atau kemarau dan musim hujan.

Kedua musim ini sudah dirasakan selama berabad-abad. Sebab kawasan Indonesia yang strategis dan dilewati garis khatulistiwa.

Biasanya musim panas terjadi saat periode di bulan Juli hingga Oktober awal. Setelah itu musim hujan.

Dengan kondisi cuaca panas dan kemarau di bulan-bulan ini tentu saja dapat mengganggu kesehatan pada kulit tubuh siapa pun.

Tak hanya bagi wanita, pria juga perlu mencermati datangnya kemarau dan panas sehingga mengganggu berbagai aktivitas, terutama pada masalah di kulit.

Baca juga: Diisukan Selingkuh, Akhirnya Azizah Salsha dan Arhan Buka Suara: Mohon Maaf!

Untuk mengatasi kulit kering saat musim panas dan kemarau bisa menjadi tantangan tersendiri. Sebab, udara yang kering dan panas cenderung membuat kulit kehilangan kelembapannya.

Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kulit kamu akan tetap lembap dan sehat meskipun di tengah musim panas dan kemarau.

Dan kamu pun bisa bebas beraktivitas tanpa khawatir terjadi masalah pada kulit kendati terjemur teriknya matahari.

Berikut beberapa cara yang bisa membantu untuk mengatasi kulit kering di saat cuaca panas:

Pertama, gunakan pelembap yang tepat.

Pilih pelembap yang mengandung bahan-bahan seperti hyaluronic acid, glycerin, atau ceramide, yang membantu menjaga kelembapan kulit.

Baca juga: RMD Bertemu Pembina PSI Lampung, Perkuat Kolaborasi Politik

Aplikasikan pelembap setelah mandi dan sebelum tidur untuk hasil yang maksimal.

Kedua, minum air yang cukup.

Pastikan minum cukup air setiap harinya. Sehingga tubuh bisa terhidrasi dengan baik akan membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam.

Ketiga, hindari mandi dengan air panas.

Mandi dengan air panas dapat menghilangkan minyak alami kulit.

Gunakan air hangat atau dingin dan batasi waktu mandi agar kulit tidak semakin kering.

Keempat, pakai sabun yang lembut.

Pilih sabun atau pembersih yang bebas dari bahan kimia keras atau parfum yang dapat mengiritasi kulit.

Baca juga: RMD Bertemu Pembina PSI Lampung, Perkuat Kolaborasi Politik

Sabun yang lembut dan mengandung pelembap adalah pilihan terbaik.

Kelima, hindari paparan langsung matahari.

Sinar matahari langsung dapat memperburuk kondisi kulit kering.

Gunakan tabir surya dengan SPF tinggi dan pakai pakaian pelindung seperti topi atau baju lengan panjang saat berada di luar ruangan.

Keenam, gunakan humidifier.

Menyalakan humidifier di dalam ruangan dapat membantu menambah kelembapan udara, terutama di dalam ruangan yang ber-AC atau kering.

Ketujuh, gunakan minyak alami.

Minyak seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak almond dapat digunakan untuk menjaga kelembapan kulit.

Baca juga: Dibui Kasus Pengadaan Aplikasi SANTAN, Mark Up Anggaran Internet Desa, Bekas Kepala Dinas PMD Muba jadi Tersangka

Aplikasikan setelah mandi untuk menahan kelembapan.

Kedelapan, makan makanan bergizi.

Konsumsi makanan yang kaya akan asam lemak omega-3, seperti ikan salmon atau kacang-kacangan, yang membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam.

Kesembilan, jangan menggosok kulit secara berlebihan.

Hindari menggosok kulit terlalu keras dengan handuk setelah mandi. Cukup tepuk-tepuk kulit dengan lembut untuk mengeringkannya.

Baca juga: Eks Bupati Kotawaringin Barat Terlibat Korupsi, Berkas Perkara akan Dilimpahkan ke Pengadilan 

Kesepuluh, pakai masker wajah.

Sesekali, gunakan masker wajah yang melembapkan, seperti masker berbahan dasar madu, aloe vera, atau yogurt, untuk memberikan hidrasi tambahan pada kulit.

Berita Terkini