DEMAK, HELOINDONESIA.COM - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) digelar serentak di 54 desa di 14 kecamatan, di Kabupaten Demak, Jateng, pada Minggu 8 Oktober 2023. Beberapa di sejumlah lokasi sempat diwarnai kericuhan akibat massa yang berdesakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Pilkades gelombang ll di Kabupaten Demak ini diikuti 131 calon kades. Dari pantauan di lapangan dan keterangan beberapa sumber, keributan dipicu karena massa berdesakan di TPS saling ejek, hingga berakhir saling lempar batu.
Baca juga: Keren! Tim Glory Sujama USM Juara 1 Lomba Jembatan Balsa Tingkat Nasional
Namun berkat kesigapan petugas keamanan gabungan Polres dan Kodim Demak, serta dibantu masyarakat setempat, siatuasi kembali terkendali dan kondusif. Proses pungutan suara yang sempat terhenti pun dapat kembali dilanjutkan.
Kehadiran Bupati Demak dr Hj Eisti'anah SE berserta Kapolres AKBP Muhammad Purbaja dan jajaran Forkompimda saat melakukan monitoring secara terpisah di beberapa lokasi turut meredam suasana. Secara persuasif mereka mengajak masyarakat memberikan hak suaranya tanpa harus meninggalkan polemik.
"Alhamdulillah Pilkades serentak berlangsung kondusif dan lancar. Ada beberapa yang terjadi keributan sudah terkendali berkat tindakan cepat petugas gabungan, hingga proses pemungutan suara bisa dilanjutkan kembali. Mengenai penyebab keributan, di antaranya karena masyarakat kurang sabar mengantre di TPS," kata bupati.
Baca juga: 10 Tips Jitu Membuat Bibir Merah Alami Seperti Artis Korea
Begitu pula Kapolres Purbaja komitmen menindak tegas orang-orang yang terbukti berbuat onar untuk mengacaukan Pilkades. "Kami berpatroli agar masyarakat merasa aman. Sekaligus mengimbau agar tidak mudah terpancing kabar-kabar hoaks yang justru dapat memecah belah ketenteraman," tandas kapolres. (Jati)
