Helo Indonesia

Tiga Ruko Terbakar di Jl. Kimaja, Kedaton, Damkar Kerahkan 10 Armada dan 50 Personel

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
1 jam 7 menit lalu
    Bagikan  
KEBAKARAN
HELO LAMPUNG

KEBAKARAN - Ruko saat dilalap api

LAMPUNG HELOINDONESIA.COM – Kebakaran melanda sebuah bangunan ruko di Jalan Kimaja, Kelurahan Kedaton, Bandarlampung, Selasa pagi. Api menghanguskan sedikitnya tiga bangunan yang digunakan sebagai bengkel dan usaha servis elektronik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung menerima laporan kebakaran pada pagi hari dan segera mengerahkan 10 unit armada serta sekitar 50 personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Proses penanganan juga mendapat bantuan dari personel TNI dan Polri.

undefined

Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain. Hingga proses penanganan berlangsung, petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap dan bara api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung Anthony Irawan mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, berdasarkan informasi awal dari saksi di lokasi, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

" Saat kebakaran terjadi, terdapat empat orang penghuni berada di dalam bangunan. Seluruhnya berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka.

Ketua RT 013 Kelurahan Kedaton, para penghuni sempat terjebak ketika api mulai membesar, namun berhasil keluar melalui pintu samping," tuturnya,Selasa.( 28/7/2026).

Menurutnya, api kemudian dengan cepat merembet ke bangunan di sebelahnya.

Sementara itu, besaran kerugian akibat kebakaran masih belum dapat dipastikan. Pihak pemilik bangunan belum dapat dimintai keterangan sehingga pendataan kerugian masih menunggu proses lebih lanjut.

"Saat ini pihak Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, sementara petugas pemadam terus melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan," tutup Anthony Irawan.( Hajim).