LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Petugas Pemilu 2024 kembali meninggal dunia. Kali ini, Sulastri (50) berawal dari sakit kepala setelah penghitungan suara di TPS 005, Desa Aji Jaya, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.
Ketua KPPS 005 itu mengeluh sakit kepala setelah penghitungan suara. Dia lalu dibawa ke puskesmas dan akhirnya meninggal dunia dalam perawatan di RSU Begawe Caram Kabupaten Mesuji, Rabu malam (21/2/2024).
"Saat pemilihan sampai penghitungan suara, Sulastri baik baik saja dan terlihat semangat dalam menjalankan tugasnyas di TPS tersebut, " kata Muhridin, salah seorang anggota Linmas Desa Adi Jaya.
Setelah selesai penghitungan itu, Sulastri mengalami sakit kepala. Dia langsung dibawa puskesmas terdekat. Melihat kondisi Sulastri mulai lemah, dokter merujuk ke RSU Ragam Begawe Caram.
Sampainya di RSUD Ragam Begawe Caram, dokter langsung mengambil tindakan namun kondisinya terus menurun sampai akhirnya meninggal dunia tuk Rabu (22/2/2024), pukul 19.30 WIB. "Semoga khusnul khotimah," kata Muhridin.
Sebelumnya, juga diduga kelelahan menjaga pelaksanaan Pemilu 2024 selama tiga hari, petugas limas bernama Asnawi (60) mengalami drop dan akhirnya meninggal dunia di Desa Sungai Cambai, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji.
Ketua KPU Kabupaten Mesuji Ali Yasir membenarkan meninggalnya anggota Linmas bernama Asnawi (60) yang diduga kelelahan dengan keluhan sakit dada setelah mengamankan Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024).
Anggota linmas itu meninggal saat dalam perawatan di Rumah Sakit Ragam Begawe Caram, Kabupaten Mesuji, Selasa (20/2/2024). "Kemungkinan karena kelelahan tiga hari kurang istirahat," kata Ali Yasir.
Awalnya, almarhum biasa saja menjalankan tugasnya. Senin (9/2/2024), KPU Mesuji mendapatkan kabar bahwa Asnawi mengalami drop dan langsung dilarikan ke rumah sakit pasca-Pemilu 2024.
"Tadi pagi, kami mendengar kabar Beliau telah meninggal dunia," katanya. Dia mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga Asnawi, Semoga almarhum diterima di sisi Allah dan ditempatkan di surganya, doanya.
KPU Mesuji mengucapkan terima kasih kepada almarhum yang sudah melaksanakan tugas dengan baik dalam mengawal proses keamanan pemilu.Pihaknya sudah melaporkan peristiwa ini melalui KPU Provinsi Lampung dan langsung direspon KPU RI.
"Kita tinggal menunggu bantuan dari KPU Republik Indonesia dan mudah mudahan siang sore sudah bisa kita berikan bantuan kepada keluarga korban," terangnya.( Aan.S)
-
