Helo Indonesia

Satu Tewas Akibat Mobil Tertemper KA Kuala Stabas di Natar

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Selasa, 25 Juni 2024 18:04
    Bagikan  
PJKA
Helo Lampung

PJKA - Mobil yang tertemper KA Kuala Stabas (Foto Ist/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Minibus tertemper kereta api Kuala Stabas di perlintasan Jpl 20 di Km 34+9/0 Petak, Jalan Stasiun Tegineneng, Stasiun Beranti, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (25/6/2024), pukul 12.30 WIB.

Akibat kecelakaan dengan kereta api dari arah Baturaja nenuju Stasiun Tanjungkarang, seorang korban minibus meninggal dunia. Dua penumpang mobil plat BE-1447-MUX lainnya luka berat. Para korban dilarikan ke rumah sakit.

undefined

Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari membenarkan terjadinya kecelakaan antara kereta api dengan minibus yang terlibat berjenis Toyota Inova warna silver plat BE 1147 UX.

Menurut dia, JPL No. 20 merupakan JPL resmi yang dijaga oleh petugas Dishub dan rambu-rambu yang berada menuju perlintasan tersebut lengkap KA Kuala Stabas sebelum melewati perlintasan JPL 20 sudah membunyikan Semboyan 35 (suling/klakson).

"Mobil melaju dari arah Pasar Branti menuju Branti Raya atau Jalan Lintas Tengah Sumatera. Sebelum melewati perlintasan, penjaga sudah mengingatkan akan ada KA," Kata Azhar Zaki Assjari.

undefined

Akibat kejadian ini, KAI mengalami kerugian, diantaranya kondisi Lokomotif KA Kuala Stabas yang mengalami kerusakan.

Selain itu, KA Kuala Stabas juga harus berhenti terlebih dahulu guna melakukan pemeriksaan rangkaian. Sehingga mengalami keterlambatan sampai di Stasiun Tanjungkarang selama 80 menit.

Juga, beberapa perjalanan KA barang mengalami keterlambatan perjalanan. "Kami meminta kepada masyarakat
pengguna kendaraan yang akan melintas di perlintasan sebidang KA, untuk selalu berhati-hati," katanya.

Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 114, pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.

" Jangan menyelonong atau menerobos perlintasan, pastikan aman sebelum melintasi rel kereta api dengan berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri serta pastikan tidak ada kereta api yang mendekat," tandasnya ( Hajim)

 -