LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira gelar Suntan Penata Makhga (gelar adat lampung pepadaun) menghadiri Anjau Silau (Silaturahmi) Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran di Kecamatan Negerikaton.
Nanda mengatakan, dirinya merasa senang dapat kembali bersilaturahmi dengan para penyimbang adat Lampung Pepadun yang ada di Kecamatan Negerikaton, sekaligus menyerap aspirasi tokoh adat setempat dalam kaitan keberlanjutan pembangunan di Bumi Andan Jejama.
"Alhamdulillah kita bisa berjumpa hari ini di kediaman bapak Yusak gelar Pangikhan Sangun Khatu, dalam rangka silaturhmi antara kami (pemkab-red) dengan tokoh-tokoh adat, semoga perjumpaan kita mendapat manfaat," kata Nanda, Minggu (25/8/2024).
Baca juga: Umar Ahmad Dikabarkan Sedang Jemput Rekom PDIP Cagub Lampung
Dikatakannya, Kecamatan Negerikaton merupakan titik terakhir kunjungannya bersama MPAL Pesawaran di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran, dan dirinya mengapresiasi apa yang digagas MPAL sehingga adat budaya lampung masih tetap lestari.
"Kita apresiasi pengurus MPAL Pesawaran yang memiliki gagasan untuk menyatukan para penyimbang adat di Kabupaten Pesawaran," ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua MPAL Pesawaran Farifki Zulkarnayen Arif gelar Suntan Junjungan Makhga mengungkapkan, kegiatan anjau silau ini merupakan upaya MPAL Pesawaran dalam membina silaturahmi antar penyimbang adat di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran.
"Ini juga bentuk kepedulian Pemkab Pesawaran dalam pelestarian adat, bahkan Bapak Dendi sudah memiliki andil dalam perumusan aturan terkait adat sejak dari DPRD Provinsi Lampung sebelum menjadi Bupati Pesawaran, jadi kami MPAL Pesawaran mengapresiasi Pemkab sehingga dapat menggelar giat anjau silau ini," kata Farifki.
Baca juga: Kemenkumham Sahkan PKPU Hari Ini, Berkejaran Besok dengan Pendaftaran Calon Kepala Daerah
Farifki menitik beratkan kepada persatuan masyarakat adat, dengan adanya MPAL Pesawaran diharapkan dapat mempersatukan antara Lampung Sai Batin dan Lampung Pepadun sehingga tercipta harmoni dalam masyarakat adat.
"Kita semua bersaudara, hadirnya MPAL merupakan penegasan bahwa di Pesawaran baik Lampung Sai Batin maupun Lampung Pepadun bersatu padu dalam kebersamaan," pungkasnya. (Rama)
