SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 66 finalis peserta Pemilihan Mas Mbak Jawa Tengah 2024 mulai Kamis-Jumat 19-20 September 2024 menjalani masa karantina. Pada hari pertama, peserta memperoleh materi tentang pariwisata dan ekonomi kreatif, selanjutnya presentasi hasil tourism project dari finalis.
Pada Kamis malam, mereka mengikuti acara Malam Gala Dinner di Hotel Quest yang dihadiri Plh Kadisporapar Jateng Syurya Deta Syafrie. Pada keesokan harinya mereka menjalani sesi wawancara dan apresiasi seni.
''Selama karantina, peserta memulai kegiatan jam 5.30 WIB untuk senam pagi dan materi mulai pembekalan dimulai jam 08.00 hingga 22.00 WIB,'' kata Farid Aly Ikhwan, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pengembangan SDM Parekraf Disporapar Jateng di Semarang, Jumat 20 September 2024.
Baca juga: Menparekraf: Wonderful Indonesia Outlook 2024/2025 Gambarkan Arah Pengembangan Parekraf Masa Depan
Menurut Farid, hingga hari kedua, menjalani masa karantina para finalis begitu bersemangat. Sesi demi sesi diikuti dengan lancar.

Acara grand final Pemilihan Mas Mbak Jateng 2024 akan berlangsung pada Sabtu 21 September mulai pukul 19.00 di UTC Convention Hotel Semarang. Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana dijadwalkan hadir untuk membuka, dan Ibu Shinta Nana Sudjana akan menjadi juri kehormatan di acara tersebut.
Acara Pemilihan Mas Mbak Duta Wisata Jateng 2024 kali ini mengusung tema ''Kenali Diri, Gali Potensi, Raih Prestasi''. Harapannya generasi muda pada era kini mampu mengembangkan potensi diri seoptimal mungkin, dan turut berkontribusi dalam pembangunan pariwisata Jateng secara berkelanjutan.
Baca juga: Berapa Penghasilan Jadi Influencer? Mari Kita Ulik!
Saat hadir dalam Gala Dinner Pemilihan Mas Mbak Jateng, Plh Kepala Disporapar Provinsi Jawa Tengah Syurya Deta Syafrie berharap 33 pasang finalis yang bersaing di pemilihan ini mampu menguaai informasi pariwisata, berinovasi secara kreatif agar ikut mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke Jateng.
“Pemilihan Mas Mbak Jawa Tengah 2024 kami adakan lagi setelah vakum selama lima tahun. Euforia dan sambutannya luar biasa dari kabupaten/kota. Kami harapkan dengan pemilihan ini yang terpilih insan-insan pariwisata yang luar biasa juga. Mereka akan jadi dutanya wisata Jawa Tengah,” tanfas Deta.
Menurutnya, peran duta wisata sangat penting untuk mengenalkan secara masif baik dari sosial media dan langsung memberikan edukasi pada masyarakat. (Aji)
