Helo Indonesia

Pawai Panjang Jimat, 300 Anak Peserta Khitan Tabarukkan Ngalap Berkah Haul ke-522 Sultan Fattah

Sabtu, 7 Desember 2024 16:05
    Bagikan  

- Peserta Khitan Tabarukkan Haul Agung Kanjeng Sultan Raden Fattah Sayyidin Al Akbar Panotogomo ke-522 turut dikirab dalam Pawai Panjang Jimat. Foto : sari jati

DEMAK, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 300 anak mengikuti Khitan Tabarukkan yang diadakan Takmir Masjid Agung Demak, Sabtu 7 Desember 2024. Bahkan sebagian mereka rela tak mengikuti Ujian Akhir Semester l, demi 'ngalap berkah' Haul Agung Kanjeng Sultan Raden Fattah Sayyidin Al Akbar Panotogomo ke-522.

Seperti disampaikan Muhammad Afik (11), anak warga Desa Donorojo Kecamatan Demak. Siswa kelas 6 SD tersebut mengaku, ingin mendapatkan berkah seorang Walisanga yang juga Raja I Kesultanan Demak Bintoro itu.

Begitu pula disampaikan Miftakurohman (11) yang beralamat rumah di Desa Mulyorejo, serta Lutfi (10) yang merupakan anak kedua Wandi warga Desa Tempuran Demak. Menurut mereka, tujuan mengikuti Khitan Tabarukkan tentu saja berharap berkah Sang Wali.

"Ujiannya bisa ikut susulan minggu depan. Tapi kalau ngalap berkah Sultan Fattah tidak bisa setiap saat. Semoga anak kami tumbuh sebagai anak Sholeh dan mewarisi sifat-sifat baik beliau Sultan Fattah," doa dan harapan Wandi.

Baca juga: Terkait Polemik Gus Miftah, Nikita Mirzani Melakukan Pembelaan

Di sisi lain, Ketua Takmir Masjid Agung Demak KH Abdullah Syifa' menuturkan, Khitan Tabarukkan merupakan rangkaian acara Haul Agung Kanjeng Sultan Raden Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo ke-522 tahun 1446 H / 2024 M. "Khitan Tabarukkan ini merupakan bagian sedekah untuk Sultan Fattah. Berharap bersaman mereka memasuki masa baligh juga mendapatkan berkah Sultan Fattah," ungkapnya.

Karenanya sebelum dilakukan prosesi khitan massal yang menggandeng puluhan tenaga medis gabungan RSI NU, RSUD Sunan Kalijaga dan RSUD Sultan Fatah itu turut dikirab pada Pawai Panjang Jimat. Adapun filosofi panjang jimat artinya terus menerus atau lestari. Sedangkan jimat itu satu hal yang menjadi pegangan dan harus dipedomani.

"Jimat yang dimaksud yakni Alquran dan Sunnah Rasulullah. Serta hal-hal yang diajarkan Walisanga, khususnya Kanjeng Sultan Fattah dan Sunan Kalijaga," ungkap KH Abdullah Syifa' didampingi Ketua Panitia Haul Agung Kanjeng Sultan Raden Fattah ke-522 H Masrohan.

Tiga Kegiatan

Lebih lanjut disampaikan, pada Haul Agung Kanjeng Sultan Raden Fattah tersebut ada tiga kegiatan utama yang dirangkai. Yakni mudarosah Al-Qur'an yang hadiahnya untuk Sultan Fattah, selanjutnya Tahlil Akbar yang diagendakan pada 14 Desember pagi bersama PPMA serta direncanakan dihadiri Menteri Agama RI.

"Sebagai puncak acara Pengajian Umum Haul Agung Kanjeng Sultan Raden Fattah ke-522 pada Sabtu (14/12/2024) malam bersama KH Ahmad Muwafiq dari Sleman dan Majelis Dzikir Gandrung Nabi," kata KH Abdullah Syifa'.

Baca juga: USM dan Kementerian Tenaga Kerja Tandatangani MoU Peningkatan Kualitas SDM

Turut hadir memberangkatkan Pawai Panjang Jimat adalah Bupati Demak dr Hj Eisti'anah, Dandim Letkol Kav Maryoto serta jajaran Forkompimda. Pada sambutannya Bupati Eisti'anah menuturkan, apresiasi dan penghormatan kepada Raden Fattah sebagai Raja Kerajaan Islam l di tanah Jawa sehingga menjadi pusat peradaban Islam Nusantara.

Bupati berharap Haul Agung Sultan Fattah mampu menjadi media edukatif bagi masyarakat Demak tentang siar agama Islam. Sekaligus melestarikan nilai-nilai luhur yang diwariskan dengan mengimplementasikannya pada kehidupan masyarakat. Sehingga Kabupaten Demak semakin bermartabat maju dan sejahtera. (Jati)