Helo Indonesia

Suwarno KONI: Lampung Memenuhi Syarat Tuan Rumah PON 2032

1 jam 25 menit lalu
    Bagikan  
Suwarno KONI: Lampung Memenuhi Syarat Tuan Rumah PON 2032

MEMENUHI SYARAT - Dr Suwarno, Taufik Hidayat, Dr Marindo Kurniawan, Dr Yanuar Irawan. | dok/Muzzamil/Helo Indonesia

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Banten kelar pekan sebelumnya, tim verifikasi dan validasi venue laga cabor Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 Lampung-Banten dipimpin Waketum I KONI Pusat cum Ketua Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) PON, Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno didampingi jajaran KONI Lampung rampungkan tugas visitasi surveilans lokasi calon venue di beberapa kabupaten/kota di Lampung 14-17 April 2026 lalu.

Kabar anjangsana tim verval KONI Pusat dengan komentar cukup puas dan kalimat beragregat "Lampung memenuhi syarat" itu, turut kontan publik Lampung respons hangat. Apresiasi tak hanya dari masyarakat olahraga setempat.

Seperti diwartakan, tim terlibat rakor bareng Pemprov, DPRD Provinsi, Forkopimda Plus dan KONI Lampung, kepala daerah kabupaten/kota antara lain Walikota Metro Bambang Iman Santoso dan pimpinan PTN/PTS se-Lampung dipimpin Sekdaprov Lampung Dr Marindo Kurniawan di Rupatama Kantor Gubernur Lampung di Bandarlampung, Rabu (15/4/2026) lalu.

Di situ, Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat menjelaskan Lampung-Banten telah memenuhi persyaratan pencalonan, dan kini calon tunggal tuan rumah PON XXIII 2032. Seiring, semangat kebersamaan Lampung-Banten terus diperkuat sebagai bentuk kesiapan bersama emban amanah tuan rumah. Kolaborasi antarwilayah dia sebut jadi bagian penting memastikan penyelenggaraan PON enam tahun kelak dapat berjalan optimal dan bermanfaat luas, dari sisi prestasi olahraga maupun dampak pembangunan daerah.

Taufik menggarisbawahi visitasi TPP PON KONI Pusat itu menjadi momentum penting sekaligus kehormatan bagi Lampung dalam proses menuju pencalonan sebagai tuan rumah PON 2032. “Kami sangat mengharapkan masukan, arahan setelah rekomendasi dari tim KONI Pusat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan jelang pelaksanaannya tahun 2032,” ucapnya, pun berkomitmen untuk bekerja keras, berkolaborasi, memastikan Lampung mampu memenuhi seluruh persyaratan dan standar yang ditetapkan.

Sinergi multipihak persiapkan bertahap, sarana prasarana venue dan fasilitas pendukung, termasuk rencana program pembangunan sentra olahraga terpadu Lampung Sport Center di luasan lahan 70 hektare milik PTPN I Regional 7 bilangan Kotabaru dekat exit tol GT Kotabaru Jati Agung, Lampung Selatan; menjadi bagian kesiapan.

Terungkap, dari total sementara 56 cabor diperlaga PON 2032 (bertambah satu cabor dari PON 2024 lalu: sambo), direncana, Lampung kebagian jatah laga 21 cabor wajib utama, 5 cabor cadangan. Lalu, Banten yang notabene berfasilitas lebih unggul kebagian 23 cabor wajib, idem 5 cabor cadangan. Sisanya 2 cabor jatah KONI Pusat.

Untuk Lampung, kendati ada 21 nun secara administratif seharusnya cuma 20 sebab bola voli indoor dan voli pantai dinaungi Pengprov yang sama. Lalu 5 cabor cadangan kategori privelige yang Lampung usulkan sebagai bagian kekuatan daerah, di antaranya aero sports (paralayang, paramotor, aeromodeling, terjun payung), angkat berat, serta hapkido.

Perinci rencana venue yang diajukan KONI Lampung lokus Bandarlampung: cabor anggar di Gedung Mahligai Agung Pascasarjana UBL Gedong Meneng Rajabasa, angkat besi di GSG Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, atletik di Stadion Pahoman Enggal, bola voli indoor di GOR Siger Way Halim,
dan e-sport di Hotel Novotel Lampung Bumi Waras.

Lalu, kick boxing di Graha Mandala Alam Gang PU Kedaton, pencak silat di GSG Unila Rajabasa, senam di GOR Siger Way Halim, sofbol di Lapangan Softball Perak Way Halim, tenis meja di Hall Tenis Meja SIM Sepangjaya Kedaton, tinju di GSG Herman HN Pramuka Rajabasa, dan wushu di Graha Mandala Alam Gang PU Kedaton. Ada 11.

Kemudian 6 lokus Lampung Selatan: baseball di Lapangan Baseball ITERA Kotabaru Jati Agung, bola tangan di GOR Way Handak Kalianda (indoor) dan Kalianda Resort (pantai), bola voli pantai di Kalianda Resort, bulutangkis di Ryuga Badminton Hall Hajimena Natar, panahan di Lapangan Raden Intan Talang Way Sulan, dan cricket di Taman Kehati Kotabaru Jati Agung.

Lainnya, dua lokus Pesawaran: catur di Marriot Lampung Resort and Spa, dan ski air di Kyokko Beach, keduanya di Hurun Padang Cermin. Serta, cabor dayung di Lumbok Seminung Ranau Lampung Barat dan Bendungan Way Sekampung Pringsewu, selancar ombak di Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat.

Pemprov Lampung melalui Sekdaprov Marindo mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal afirmatif, pencalonan Lampung didukung potensi daerah, baik sisi geografis, aksesibilitas, fasilitas dimiliki. Afirmasi Marindo diperkuat pemaparan pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.

Hemat Pemprov, kolaborasi Lampung-Banten strategis tak hanya dari sisi geografis, juga untuk dorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor keolahragaan. Pemprov memastikan dukungan melalui perencanaan pembangunan daerah, penganggaran bertahap, dan peningkatan sarpras olahraga sesuai standar nasional. Injeksi Pemprov, jadi tuan rumah bukan sekadar soal sukses penyelenggaraan nun jua hadirkan warisan pembangunan berkelanjutan, peningkatan prestasi atlet, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Setali tiga uang, unsur Dewan diwakili Ketua Komisi V DPRD Lampung Dr Yanuar Irawan mengintensi, seluruh persiapan mesti dipastikan berjalan selaras, sekaligus perkuat sinergi lintas sektor dukung sukses penyelenggaraan PON 2032. Dia menekankan pentingnya jaga semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Kehadiran DPRD dalam forum ini sekaligus menegaskan komitmen legislatif terus jadi bagian proses pembangunan daerah, memastikan tiap tahapan berjalan selaras, terarah, bermanfaat nyata bagi masyarakat luas. Dengan semangat kolaborasi terus terjaga, kami optimistis seluruh rangkaian persiapan dapat berjalan baik sehingga Lampung bersama Banten mampu beri kontribusi terbaik penyelenggaraan PON XXIII/2032," tutur Yanuar.

Adapun, TPP KONI Pusat menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh sisi penyelenggaraan, keberhasilan prestasi, tata kelola, hingga dampak ekonomi bagi rakyat setempat.

26 Dari 36 Venue Direkom KONI Pusat

Secara maraton, TPP mensurvei faktual 36 venue ajuan KONI Lampung. Selain ke-22 lokus di atas, lainnya mulai dari Stadion Sumpah Pemuda, Gedung A-B-C komplek PKOR Way Halim; lalu Kolam Renang Pahoman, GOR Sukarame, GOR Kemiling, sejumlah fasilitas olahraga kampus Unila Rajabasa, Bandarlampung.

Lalu, Paralayang Batu Alif Rio by The Beach (dua destinasi milik swasta), Stadion Raden Intan, Stadion Jati, dan GOR Way Handak Kalianda, Lampung Selatan..Lalu, GOR Jurai Siwo, Kolam Renang Tejosari, Stadion Tejosari, Lapangan Danau Capit Urang, dan Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai di Kota Metro. Serta sejumlah lainnya.

Khusus Bendungan Way Sekampung, Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, disebut sebut cocok jadi bakal venue dayung dan ski air.

Dan klimaksnya, "Lampung memenuhi syarat, itu dulu. Langkah berikutnya, pasti akan ada penataan penataan," petikan keterangan Ketua TPP Suwarno saat umumkan hasil visitasi didampingi Wakil Ketua VI KONI Pusat Josef Nae Soi, Wakil Ketua TPP Brigjen Purn Ahmad, Sekretaris TPP Eman Sumusi di rapat evaluasi di Gedung KONI Lampung komplek PKOR Way Halim Bandarlampung, Jum'at (17/4/2026).

Alhasil, TPP PON KONI Pusat merekomendasikan 26 dari 36 venue ajuan KONI Lampung sebagai tempat pertandingan PON 2032. Meski begitu, TPP PON jua merekomendasikan 10 GOR lainnya yang tidak masuk dalam pengajuan venue PON 2032 Lampung-Banten. Tim juga menganjurkan agar Lampung tidak berpatokan dengan venue diajukan hingga bisa dapatkan yang terbaik pada pelaksanaan PON 2032.

"Sebagian besar venue dinilai layak digunakan, dengan sejumlah catatan untuk penyempurnaan guna memenuhi standar pelaksanaan PON," bunyi rekom bersejarah itu, pemberian alternatif tambahan berupa 10 GOR lainnya yang sebelumnya tak termasuk dalam pengajuan awal, dilakukan agar Lampung punya fleksibilitas menentukan venue terbaik yang akan digunakan pada PON 2032.

Seturut sejawatnya, Ketua KONI Banten Dr Agus Rasyid; gembira menyambut, Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat menyebut dengan status Lampung dinyatakan layak jadi calon tuan rumah PON 2032 bersama Banten, masih ada beberapa venue yang memang belum diajukan mengingat masih ada beberapa cabor belum masuk cabor PON.

"Kami siap menerima cabor tambahan. Bila memang ada tambahan cabor yang diberikan KONI Pusat. Karena kami masih punya beberapa GOR atau GSG. Intinya Lampung siap jadi tuan rumah PON 2032," lugas Taufik mengimbukan sesuai program Gubernur Lampung, seremoni pembukaan PON 2032 akan dilakukan venue terbuka di Menara Siger yang akan disulap lebih siap menjamu dan lebih megah.

"Rekomendasi ini indikator kuat, Lampung memiliki potensi, kesiapan infrastruktur olahraga memadai selenggarakan ajang nasional. Lampung siap berbenah, siap berprestasi, siap menyambut seluruh kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan capaian ini, bersama Banten, Lampung semakin mantap dalam mem0persiapkan diri sebagai tuan rumah," mantap dia, keputusan final penetapan tuan rumah PON 2032 ditentukan di Munas KONI akhir Mei. (Muzzamil)