Helo Indonesia

2 Atlet Tanggamus Raih Emas dan Perak Kejuaraan Dunia Pencak Silat

Senin, 23 Desember 2024 14:52
    Bagikan  
2 Atlet Tanggamus Raih Emas dan Perak Kejuaraan Dunia Pencak Silat

Dua atlet silat asal Tanggamus bawa pulang medali emas dan perak dari Abu Dhabi, UEA (Foto IPSI Lampung)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Dua atlet dari Kabupaten Tanggamus membawa pulang mendali emas dan perak dari Kejuaran Dunia Pencak Silat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (22/12/2024).

Muhammad Wildan dari Kecamatan Gunung Alip meraih medali emas untuk Kelas E Putra setelah mengalahkan Natdanai Keangkaew dari Thailand. Keduanya duel sengit dan penuh determinasi.

Nouval Zaid Fernando, yang bertanding di kategori kelas G putra kelompok remaja, juga menunjukkan performa luar biasa dengan meraih medali perak. Dia dipaksa mengakui keunggulan pesilat Nguyen Quangthanh asal Vietnam.

Arie Nanda Djausal, ketua Harian Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian kedua atlet tersebut. "Prestasi ini adalah kebanggaan luar biasa bagi Lampung dan Indonesia," ujarnya, Senin ( 23/12/2024)

Menurut dia, Wildan dan Nouval telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang tinggi, kita mampu bersaing dan berprestasi di panggung dunia.

Arie menambahkan bahwa keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi generasi muda Lampung untuk menekuni pencak silat dan terus meraih prestasi.

“Kami di IPSI Lampung akan terus berkomitmen membina atlet-atlet muda berbakat agar bisa membawa nama Indonesia lebih jauh lagi di pentas internasional,”tuturnya

Kejuaraan dunia ini juga menjadi ajang bersejarah bagi Indonesia yang berhasil tampil sebagai juara umum dengan torehan 11 emas, 7 perak, dan 5 perunggu di kategori senior, serta 11 emas, 3 perak, dan 2 perunggu di kategori junior.

Trofi juara umum senior diserahkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, yang juga menjabat sebagai Deputi Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa). Sementara itu, trofi untuk kategori junior diserahkan oleh Menteri Negara UAE, HE Ahmed Ali Al Sayegh.

Menlu Sugiono dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak hanya memperkuat persaudaraan antarbangsa, tetapi juga memperkenalkan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia di mata dunia.

Prestasi Wildan dan Nouval di ajang ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak generasi muda untuk mencintai dan mengembangkan seni bela diri tradisional Indonesia ini.( Rls/Hajim).