LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM .---Pemerintah pusat mengguyur Rp264 miliar lebih Dana Desa (DD) ke Kabupaten Lampung Timur 2025. Anggaran ratusan miliar lebih itu akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan di 264 desa yang tersebar di 24 kecamatan.
Kepala bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat Dinas PMD Heri Antoni mendampingi Plt Kadis PMD Lampung Timur Raden Baruna Jaya mengatakan, seperti tahun sebelumnya, pada tahun ini, pusat menggelontorkan Rp264 miliar lebih DD ke Lampung Timur yang memiliki 264 desa dan 24 kecamatan.
Uang negara yang diperkirakan cair pada April mendatang itu secara bertahap. Tahap pertama 60 persen dan sisanya 40 persen yang diperkirakan menjelang triwulan empat.
"Jumlah DD tahun ini nggak jauh berbeda dengan tahun lalu. Tahap pertama 60 persen diperkirakan cair April mendatang,"ujar Heri Antoni.
Mengenai besaran DD yang didapat, akan berbeda antara satu desa dengan desa lainnya. Hal itu bergantung pada sejumlah indikator seperti luas wilayah, jumlah penduduk serta indikator lain.
"Desa penerima DD jumlahnya bervariasi. Tergantung beberapa indikator seperti luas wilayah, jumlah penduduk dan indikator lain,"kata Heri.
Setelah uang negara itu cair, wajib digunakan sesuai peraturan perundang-undangan seperti pembangunan infrastruktur jembatan, jalan dan fasilitas umum lain sesuai hasil musrenbangdes yang disepakati warga. Selain itu, dana itu juga digunakan untuk ketahanan ekonomi atau pangan rakyat.
"Tidak semua DD digunakan untuk infrastruktur atau fisik. Tapi, wajib digunakan untuk ketahanan pangan rakyat sesuai peraturan,"kata Heri.
Pemerintah berpesan, hendaknya para kades memanfaatkan uang negara itu dengan baik, tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu. Sehingga kades selaku kuasa pengguna anggaran akan terbebas dari jerat hukum.
"Jangan bermain-main dengan DD. Sudah banyak contoh masuk bui karena mengorupsi DD,"tegasnya.
(Khairuddin)
