SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Salah satu calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026, Kota Salatiga, siap menyongsong multievent empat tahunan se-Jateng itu. KONI dan Forkompida daerah tersebut langsung melakukan langkah-langkah strategis untuk mengawali persiapan.
Dipimpin Ketua Komisi C DPRD Alexander Joko Sulistyo dan Ketua KONI Agus Purwanto, utusan dari Kota Salatiga beraudiensi dengan Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana.
Dalam rombongan terdapat juga Kabid Olahraga Dispora Danang Budi, Tedjo Supriyanto (sekretaris KONI), Sulistyo (bendahara KONI), Nasirudin (Dispora), Nono Rohano, Hartono Budhiono, Anthonius Ocohan, Rafael Laksamana, dan Esti Supriyanti (DPRD Kota Salatiga).
Baca juga: Mahasiswa Kelompok 09 KKN UPGRIS Hidupkan Taman dan Pasang Plang Jalan di Desa Batursari Mranggen
Adapun KONI Jateng yang mendampingi ketua umum di antaranya Wakil Ketuam Umum I, II, V yakni Bambang Rahardjo Munadjat, Soedjatmiko dan Sudarsono serta Bendahara Umum Prasetyo Budi Yuwono dan Sekum KONI Jateng Ade Oesman.
‘’Kami meminta arahan tentang langkah-langkah penyelenggaraan Porprov. Maka kami bersama KONI, bahkan awalnya Ketua DPRD Salatiga bergabung, dari Pemkot dalam hal ini Dispora bersilaturahmi kepada KONI,’’ kata Alex dalam sambutannya.
Seperti diketahui, Salatiga bersama Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Semarang dan Demak, yang kemudian disebutnya Semarang Raya, akan menjadi tuan rumah Porprov XVII. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah Nomor 426.11/38 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah XVII di Semarang Raya.
Baca juga: Jadi Rujukan Moderasi Beragama, Masyarakat Malaysia Kagumi Pesona MAJT
Adapun koordinator tuan rumah adalah Ketua Umum KONI Kota Salatiga Agus Purwanto. Mereka sudah melakukan langkah-langkah di antaranya venues pertandingan dari 57 cabang olahraga. Empat daerah yakni Salatiga, Kendal, Demak dan Kabupaten Semarang mengambil cabang-cabang olahraga yang sesuai dengan kemampuan venues. Adapun sisanya digelar di Kota Semarang.
‘’Kota Semarang memang tidak memilih. Pak Arnaz (Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara) menyatakan silakan memilih cabang, sisanya nanti diserahkan ke Kota Semarang,’’ kata Agus Purwanto.
Junjung Sportivitas
Dalam pesannya, Bona meminta kepada lima calon tuan rumah agar menjunjung sportivitas dalam pertandingan. ‘’Bukan berarti sebagai tuan rumah kemudian menginginkan medali sebanyak mungikin dengan menghalalkan segala cara. Junjung sportivitas,’’ tegas Bona.
Baca juga: BEM FTIK USM Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan di Kolat Rindam IV/Diponegoro
Bona pun mencontohkan ‘’kecurangan’’ tuan rumah PON XXI di Aceh – Sumatera Utara. Dua provinsi tuan rumah itu lolos semua cabang olahraga tanpa babak kualifikasi. ‘’Celakanya, dalam PON mereka minta dapat medali semua cabang olahraga,’’ ungkapnya.
Maka dari itu, Bona meminta agara cara-cara tersebut tidak dilakukan oleh kontingen Semarang Raya. ‘’Jadilah tuan rumah yang baik bagi tamu-tamunya,’’ katanya.
Tentang venue-venue yang sudah dirancang oleh Semarang Raya, masih bisa berubah. Hal itu terjadi karena ada beberapa Pengprov cabang olahraga yang keberatan bertanding di kabupaten tertentu karena keterbatasan sarana pendukung pertandingan termasuk hotel penginapan atlet. (Aji)
