LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Bupati Waykanan Ali Rahman bin HM Daud meninggal dunia ketika baru 18 hari melaksanakan tugas yang diamanatkan 52 persen warga sepulangnya dari Retret Kepala Daerah di Akmil Malang, Jawa Tengah.
Menurut kerabatnya, Lurah Kedaton Bandarlampung Maifori yang ditemui Helo Indonesia di RS, Ali Rahman mengatakan pada Kamis (6/3/2025) kepadanya bahwa akan chek up ke RS Siloam, Jakarta. "Dia selama ini kena penyakit gula, sudah komplikasi juga," katanya.

Namun, Senin (10/3/2025), pukul 02.00 WIB, Ali Rahman merasa dadanya sesak dan langsung dilarikan ke RSUD Abdul Moeloek. Dia langsung masuk ruang ICU RS Bumi Waras karena kondisi sangat kritis dirujuk ke RSUDAM, Jl. Dr. Rivai, Penengahan, Kecamatan Kedaton, Kota Bandarlampung.
Namun, takdir berkata lain, dia menghembuskan napas sekitar pukul 10.30 WIB. Almarhum langsung dibawa mobil ambulan ke rumah duka di Kabupaten Waykanan. Rencana, jenazah akan dimakamkan di Simpang IV, Blambangan Umpu.
Ali Rahman yang terpilih jadi bupati periode 2025-2030 itu kelahiran Blambangan Umpu 10 Agustus 1970, seorang politikus, dan sempat menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Waykanan.
Pada Pilbup Waykanan Tahun 2020, Ali Rahman menjadi wakil bupati mendampingi Raden Adipati Surya sebagai bupati Waykanan.
Pilkada 2024 Ali Rahman dan Ayu Asalasiyah, secara resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Way Kanan pada Rabu (28/8/2024).
Usai memenangkan pilkada pasangan ini diusung oleh 12 partai politik, yakni Partai Gerindra, Demokrat, PKS, PKB, PAN, PSI, Perindo, PPP, Garuda, PBB, Hanura, dan Partai Umat.( Hajim).
