Helo Indonesia

Harga Buah Kelapa Segar Di Lampung Timur Tembus Harga Rp20 ribu Perbutir

Senin, 7 April 2025 12:11
    Bagikan  
Harga Buah Kelapa Segar Di Lampung Timur Tembus Harga Rp20 ribu Perbutir

Tak beroperasi. Sumar, pemilik mesin parut buah kelapa segar di Pasar Way Jepara Lamtim

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----- Harga buah kelapa di Kabupaten Lampung Timur melonjak tajam. Sejak dua pekan terakhir, bahan baku pembuat minyak dan menyedap masakan itu menembus harga Rp20 ribu perbutir.

Sumarto, pemilik mesin parut di Pasar Way Jepara mengatakan, tingginya harga buah kelapa segar terjadi sebelum bulan puasa. Saat itu, harga buah dengan kulit berserabut telah menembus harga Rp10 ribu hingga Rp13 ribu perbutir.

Tingginya harga itu belum pernah terjadi sejak sepuluh tahun terakhir. Biasanya, harga paling tinggi Rp5-Rp7 ribu perbutir ukuran sedang.

Lalu, sepekan sebelum lebaran, harga bukannya stabil. Sebaliknya, harganya melonjak hingga Rp17 ribu perbutir. Saat ini, harga terus naik hingga Rp20 ribu perbutir.
"Selain mahal, sayapun kesulitan mendapat pasokan dari petani. Dan, mesin parut terpaksa istirahat,"ujar Sumar.

Tingginya harga buah kelapa saat ini disebabkan sejumlah faktor seperti petani menjual buah kelapa mereka ke sejumlah agen besar dan dikirim keluar daerah seperti kawasan Jabodetabek. Faktor lain tak sedikit pohon kelapa yang beralih fungsi yakni disadap diambil niranya dan diproduksi jadi gula merah. Akibatnya, kelapa tak berbuah.

Penyebab lain makin sedikitnya petani untuk berbudidaya kelapa dengan alasan tanaman tersebut butuh waktu lama menghasilkan buah.
"Pohon kelapa banyak yang disadap dan diambil niranya. Jadi berakibat buah kelapa jadi langka dan harganya sangat mahal," pungkasnya.

Akibat kelangkaan bahan penyedap masakan ditambah tingginya harga, tak sedikit ibu rumah tangga terpaksa membeli santan olahan. Meskipun bahan pengganti santan murni itu kurang sesuai dengan ibu rumah tangga.
"Meskipun kurang sesuai dengan selera, saya terpaksa beli santan olahan,ujar Eli, ibu rumah tangga.
(Khairuddin)