HELOINDONESIA.COM -Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya menggelar kegiatan edukatif dalam rangka Car Free Day (CFD) di Jalan Darmo, Minggu (4/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi BNN RI agar setiap kantor BNN daerah melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat setiap minggu pertama di awal bulan.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara BNN dan warga,” ujar Kepala Tim Rehabilitasi BNN Surabaya, Singgih Widi Pratomo, SH, MH.
Dalam kegiatan ini, BNN Surabaya menyuguhkan sejumlah program interaktif, salah satunya permainan edukatif ular tangga bertema bahaya narkoba. Melalui permainan tersebut, anak-anak diajak memahami bahwa jika seseorang terjerat narkoba, maka kehidupannya baik dari segi sosial, ekonomi, maupun masa depan akan menurun drastis.

"Kalau sudah naik level tapi kena narkoba, maka harus turun lagi. Itu menggambarkan dampak buruk narkoba terhadap derajat dan kehidupan seseorang," jelas Singgih.
Selain itu, BNN juga menampilkan display berisi miniatur berbagai jenis narkotika yang beredar di Surabaya. "Masyarakat bisa melihat langsung bentuk daun ganja, sabu, hingga ekstasi. Harapannya, mereka lebih mengenali dan waspada," tambahnya.
Tak hanya itu, BNN juga membagikan stiker informasi seputar narkotika dan memberikan layanan tensi darah gratis kepada pengunjung CFD sebagai bagian dari pendekatan langsung kepada masyarakat.
DPC Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Surabaya turut memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar BNN Kota Surabaya,

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata Hipakad terhadap program pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Hoeget, Koordinator Hipakad dalam kegiatan CFD, menyampaikan bahwa sosialisasi anti-narkoba merupakan salah satu program utama organisasi tersebut.
Untuk memperkuat komitmen tersebut, Hipakad Surabaya telah melaksanakan pelatihan dasar Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
"Setelah melakukan pelatihan dasar P4GN, kita akan melaksanakan pelatihan lanjutan berupa presentasi, simulasi, dan public speaking dalam waktu dekat," ujar Hoeget, menegaskan keseriusan Hipakad dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di tengah masyarakat.
Pelatihan lanjutan ini, kata Hoeget, juga bertujuan membentuk satuan tugas anti-narkoba yang solid, siap terlibat aktif dalam kegiatan sosialisasi serta edukasi di berbagai lingkungan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut juga dihadiri Ormas dari Pemuda Panca Marga yang telah mengikuti Pelatihan Dasar P4GN***(Jayadi)
