Helo Indonesia

Aset Pemkab Tubaba Mau Diambil BNN Lamtim, DPRD Tubaba Buka Suara

Jumat, 9 Mei 2025 17:00
    Bagikan  
Aset Pemkab Tubaba Mau Diambil BNN Lamtim, DPRD Tubaba Buka Suara

Busroni, SH

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -----Ketua DPRD Kabupaten Tubaba Busroni, SH mempertanyakan upaya pengambilan aset P4GN BNN Kabupaten Tubaba oleh BNN Lampung Timur (Lamtim) kepada BNN Provinsi Lampung dan Pusat.

Dia meminta BNN Provinsi dan Pusat mengevaluasi Kepala BNN Kabupaten Lamtim Maman Permana. Dia mempertanyakan legalitas dan tujuan penarikan aset tersebut.

Menutnya, sejumlah aset yang ada di kantor BNN Tubaba itu merupakan hibah dari Pemkab Tubaba, bukan milik BNN Lamtim.

"Pada 2021 - 2022, kita telah menghibahkan sekitar Rp250 juta untuk mendukung keberadaan BNN Tubaba dan itu adalah aset daerah, tidak bisa diambil sembarangan," katanya.

"Kalau BNN Lamtim ingin menutup operasional, silakan, tapi aset tidak bisa dibawa. Bahkan kantor itu pun hanya kita pinjamkan," kata Busroni.

Ia menilai tindakan Maman Permana berpotensi melanggar hukum dan mengancam integritas pengelolaan aset negara.

"Kalau Pak Maman butuh aset, silakan ajukan lewat APBD Lamtim, bukan ambil dari Tubaba. Ini harus diklarifikasi oleh BNN Pusat, apakah ini tindakan institusi atau inisiatif pribadi," Tegasnya.

Sebelumnya, Rabu (7/5/2025), awak media mendapati sejumlah orang berpakaian sipil dan satu unit mobil berlogo BNN Lamtim bersama sebuah truk kosong berada di depan kantor BNN Tubaba.

Salah seorang dari mereka, yang mengaku bernama Ashari dan menjabat sebagai Kasubag BNN Lamtim, menyatakan bahwa kedatangan mereka untuk menarik aset atas dasar perintah dari Kepala BNN Lamtim, Maman Permana.

"Kedatangan kami mau melakukan penarikan aset yang ada di kantor BNN Tubaba berdasarkan SPT dari atasan," Kata Ashari.

Namun saat ditanya apakah sudah berkoordinasi dengan pihak Pemkab Tubaba atau Kesbangpol, Ashari tampak ragu dan meminta waktu untuk menghubungi atasannya. Setelah melakukan komunikasi melalui ponsel, ia menginformasikan bahwa mereka akan segera menuju kantor Kesbangpol untuk koordinasi.

Setelah pertemuan singkat antara Ashari dan Sekretaris Kesbangpol Tubaba, keputusan pun berubah. Penarikan aset dibatalkan dan rombongan dari BNN Lamtim kembali ke Lampung Timur dengan truk kosong.

Saat dihubungi via telepon, Maman Permana menjelaskan bahwa setelah ada koordinasi dengan Kesbangpol, penarikan aset memang dibatalkan.

Namun ketika ditanya apakah sebelumnya sudah ada koordinasi secara resmi, baik tertulis maupun langsung, Maman menyebut bahwa Alma Rostow Guna, Kepala Kesbangpol Tubaba, telah melakukan koordinasi dengan BNN Provinsi.

Menanggapi itu, Kepala Kesbangpol Tubaba Alma Rostow Guna, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dengan tegas membantah Pernyataan Kepala BNN Lamtim Maman tersebut.

"Saya tidak tahu apa-apa soal penarikan aset itu. Seumur saya bekerja di Kesbangpol Tubaba belum pernah ada koordinasi soal ini, baik secara surat maupun lisan,” Imbuhnya. (Rohman).