Helo Indonesia

Para Driver Ojol Berharap Bisa Audiensi dan Curhat ke Gubernur Mirza Besok

Senin, 19 Mei 2025 19:51
    Bagikan  
Para Driver Ojol Berharap Bisa Audiensi dan Curhat ke Gubernur Mirza Besok

Ilustrasi

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -----Para driver ojek online daerah ini ikut aksi nasional mematikan aplikasi layanan transportasi daring (off bid) berharap bisa beraudiensi dengan Gubernur Mirza di Kantor Gubernur, Selasa (20/5/2025), Selasa (20/5/2025).

Mereka ingin curhat dan mengusulkan Iyay Mirza mempertimbangkan usulan penting bagi mereka agar Gubernur Lampung menerbitkan payung hukum lokal terkait upaya pelindungan ojol, taksol, dan kurol di Lampung.

"Bisa pergub misalnya atau lainnya," Ketua Umum Permala, Sidik Nurseto, Senin (19/5/2025). Aksi itu sendiri bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei 2025.

Para driver online yang tergabung dalam Aliansi Driver Online Lampung Bersatu akan diwakili Ketua DPD ADO Lampung Syufriadi didampingi Richard Hapis dan Poltak Siahaan, Ketua DPD PAS Indonesia Lampung Adi Hafazi didampingi Dhany Dermawan dan Radinal Ekawanda, serta Ketua Permala Sidik Nurseto, didampingi penasihat M Rizal dan Abu Hasan.


"Manusiawikah, di negara Pancasila, tarif potongan aplikator yang mencekik leher kami, belum lagi skema pemaksaan penggunaan jasa aplikasi tambahan dari aplikator tergantung jarak biaya tarif pemesanan," ujar Sidik Nurseto.

Kata dia, aplikator menerapkan jarak terdekat Rp3 ribu makin jauh makin nambah padahal sudah dibagi zonasi. "Kami mau ada perbaikan ekosistem usaha ini," tandanya dengan nada tinggi.

Sidik turut menyinggung preseden ribut-ribut ojol minta THR (Tunjangan Hari Raya) sejak kurun Februari lalu, yang antiklimaks dengan kebijakan Bonus Hari Raya (BHR) 2025. Sidik "nggak ngilang-ngilangin" itu. (Muzzamil)