LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----- Anggota Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan berkomitmen mengawal upaya Gubernur Rahmat Mirzani Djausal untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung dari paling bawah masuk tiga besar di Sumatera.
“Ini adalah langkah luar biasa gubernur kita. Ketika kebanyakan pejabat daerah memilih investasi yang hasilnya cepat terlihat, seperti infrastruktur, Beliau berani masuk ke sektor SDM yang baru terlihat setidaknya lebih dari lima tahun," ujar Yanuar Irawan.
DPRD Provinsi Lampung melalui Komisi V akan terus mengawal lahirnya perda pendidikan yang berkualitas, berpihak pada peningkatan akses dan mutu pendidikan, serta membuka ruang partisipasi publik dan dunia usaha, janjinya.
Dia mengatakan hal itu pada diskusi panel pendidikan bertema “Perda Pendidikan: Senjata Rahasia Menuju IPM Lampung ke-3 Besar di Sumatera” di Ruang Abung, Gubernuran Provinsi Lampung, Rabu (21/5/2025).
"Hasil investasi pendidikan tidak bisa dipetik dalam satu-dua tahun,” ujar Yanuar.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Lampung berada di posisi 10 dari 10 provinsi di Sumatera, dengan skor 72,50.
Posisi ini masih tertinggal dari provinsi-provinsi lain seperti:
1. Sumatera Barat – 76,43
2. Sumatera Utara – 75,76
3. Riau – 74,55
4. Sumatera Selatan – 73,84
5. Kepulauan Riau – 73,12
Dengan posisi saat ini, tantangan besar ada pada peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, dua dari tiga komponen utama penentu IPM selain daya beli.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk melompatkan mutu SDM Lampung melalui regulasi yang adil, kolaborasi yang nyata, serta kebijakan yang berpihak pada generasi masa depan.
Dengan munculnya Raperda Pendidikan sebagai "senjata rahasia", harapan untuk menjadikan Lampung sebagai provinsi dengan IPM terbaik di Sumatera kini mulai menemukan jalannya.(Zen Sunarto)
