Helo Indonesia

Bertabur Pelayanan Publik dan Spot Olahraga, Car Free Day di Purbalingga Meriah

Senin, 23 Juni 2025 09:27
    Bagikan  
Bertabur Pelayanan Publik dan Spot Olahraga, Car Free Day di Purbalingga Meriah

Kegiatan push bike yang dilakukan anak-anak usia dini menjadi daya tarik Car Free Day di Alun-alun Purbalingga. Foto: kominfo pbg

PURBALINGGA, HELOINDONESIA.COM - Kemeriahan mewarnai kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar kembali Pemkab Purbalingga di kawasan Alun-Alun Purbalingga dan GOR Goentoer Darjono, Minggu pagi 22 Juni 2025.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB dan disambut antusias oleh masyarakat.

CFD bertujuan untuk mengurangi polusi udara sekaligus mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat. Kegiatan ini menjadi ruang terbuka yang edukatif dan rekreatif dengan bertabur beragam stan layanan publik, olahraga, hingga hiburan dan kuliner lokal.

Baca juga: Tinjau Sirkuit, Gubernur Sebut Balap Motor Trail Hiu Selatan di Kendal Dongkrak Potensi Daerah

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani turut hadir meninjau langsung sejumlah stan layanan serta berinteraksi dengan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak masyarakat untuk rutin mengikuti CFD sebagai ajang positif di akhir pekan.

“Silakan masyarakat Purbalingga hadir ke CFD. Insyaallah kegiatan ini akan dilaksanakan rutin. Banyak sekali stand yang tersedia, mulai dari pelayanan publik, kesehatan, hingga spot olahraga yang menarik,” ujar Bupati Fahmi.

Stan pelayanan publik yang hadir antara lain pelayanan kependudukan, perpustakaan keliling (pusling), cek kesehatan gratis, pelayanan Polres Purbalingga, serta pemeriksaan kesehatan hewan peliharaan yang menjadi daya tarik tersendiri.

Stand cek kesehatan hewan peliharaan yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga bahkan ramai dikunjungi masyarakat. Di stan ini, warga bisa memeriksakan hewan peliharaan secara gratis.

“Jenis hewan yang paling sering diperiksakan adalah kucing dan anjing. Kami memberikan vitamin, vaksin, serta screening kesehatan. Jika ditemukan gejala penyakit, kami berikan rekomendasi tindakan medis lebih lanjut,” jelas Kepala Dinpertan Purbalingga, Revon Haprindiat.

Revon menambahkan bahwa layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan serta mencegah penyebaran penyakit zoonosis di lingkungan sekitar.

Push Bike

Selain layanan publik, CFD juga menyediakan spot olahraga yang beragam. Salah satu yang mencuri perhatian adalah olahraga baru bernama Push Bike, yaitu bersepeda tanpa pedal yang umum dimainkan oleh anak-anak usia dini.

Baca juga: Seragam Batik Kendal Hasil Rancangan Bupati Tika Bakal Dibagikan Gratis kepada Siswa SD

Komunitas Push Bike Purbalingga turut serta dalam kegiatan CFD kali ini. Menurut Wikan, salah satu pengurus komunitas, Push Bike Purbalingga telah rutin berlatih di area paving Alun-Alun dan kerap mengikuti kompetisi hingga tingkat internasional.

“Saat ini kami memiliki sekitar 45 anggota anak usia 2 sampai 7 tahun. Beberapa di antaranya sudah meraih prestasi di tingkat provinsi bahkan internasional. Kami hadir dan ingin mengembangkan potensi olahraga ini sejak dini,” ungkap Wikan. (Aji)