Helo Indonesia

Tinjau Sirkuit, Gubernur Sebut Balap Motor Trail Hiu Selatan di Kendal Dongkrak Potensi Daerah

Minggu, 22 Juni 2025 21:40
    Bagikan  
Tinjau Sirkuit, Gubernur Sebut Balap Motor Trail Hiu Selatan di Kendal Dongkrak Potensi Daerah

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (depan) saat menjajal sirkuit Stadion Kebondalem Kendal untuk balap motor trail Hiu Selatan International Hard Enduro

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau sirkut yang akan digunakan sebagai arena olahraga otomotif Hiu Selatan International Hard Enduro ke-7 di kawasan Stadion Kebondalem, Kabupaten Kendal, Minggu, 22 Juni 2025.

Gubernur Luthfi mengajak masyarakat serta seluruh pecinta otomotif khususnya hard enduro untuk ikut meramaikan event Hiu Selatan International Hard Enduro ke-7 yang rencananya akan diikuti peserta nasional dan internasional itu akan digelar 4-6 Juli 2025.

Baca juga: Animo Tinggi, Ribuan Peserta Ikuti Dieng Caldera Race 2025

Hiu Selatan International Hard Enduro adalah kompetisi balap motor trail ekstrem bertaraf internasional. Kompetisi ini memadukan adu skill ekstrem yaitu hill climb dan enduro, serta kekompakan komunitas dan promosi potensi daerah.

Menurutnya, event tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan potensi wilayah Kendal dan Jawa Tengah. Baik dalam hal olahraga hard enduro, sport tourism, perekonomian, hingga potensi lain.

"Ini merupakan suatu potensi wilayah. Tidak hanya terkait Enduro, tetapi di situ juga ada UMKM, ada BMW Bike Week, dan kegiatan otomotif lainnya. Secara tidak langsung, ini akan mengembangkan potensi sport tourism dan prestasi untuk Kendal, Jawa Tengah, maupun nasional," kata Ahmad Luthfi.

Capai 90 Persen

Koordinator Event, Lau Aguan, mengatakan, persiapan Hiu Selatan International Hard Enduro ke-7 di Kendal ini sudah mencapai sekitar 90 persen.

"Persiapan sirkuit dan jalur sudah hampir 100 persen, tinggal pemasangan banner, tenda, dan fasilitas pendukung lainnya yang biasa dikerjakan H-7," tambah Lau Aguan.

Baca juga: Seragam Batik Kendal Hasil Rancangan Bupati Tika Bakal Dibagikan Gratis kepada Siswa SD

Disampaikannya, event di Kendal ini merupakan penyelenggaraan ketujuh dari Hiu Selatan International Hard Enduro. Enam penyelenggaraan sebelumya selalu dilakukan di Cilacap, dan berhasil menarik animo peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

"Jadi tahun ini acara Hiu Selatan agak berbeda, final diambil malam hari. Diikuti oleh 20 negara termasuk dari ASEAN, peserta dari mancanegara sebanyak 32 orang, sisanya 400 an peserta dari lokal dan nasional. Biasanya, enam event sebelumnya, diselenggarakan di Kabupaten Cilacap terus. Tahun ini kami menyapa teman-teman di luar Cilacap yaitu di Kendal," ungkapnya.

gub

Menurut Lau, Kendal dipilih karena letak geografisnya yang mudah dijangkau para peserta, baik dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat, maupun dari daerah lain di luar Pulau Jawa. Mengingat Kendal sangat dekat dengan Tol Trans Jawa dengan exit tol yang tidak jauh dari lokasi event.

"Sekarang pendaftar sudah tembus 312, biasanya bisa 400 an peserta. Ada sembilan kategori yang dipertandingkan, yaitu Internasional Pro, Internasional Amatir, Nasional Pro, dan Nasional Amatir. Terus ada kategori 35+, 45+, women, junior, dan lokal," jelasnya.

Baca juga: Perkuat Eksistensi Pokdarwis di Semarang, Wali Kota Agustina Siapkan Pameran Berkala

Pria yang merupakan pendiri Hiu Selatan sekaligus penggagas Hiu Selatan International Hard Enduro itu, berharap ke depan pemerintah semakin mendukung acara hard enduro. Menurutnya, potensi hard enduro sangat besar baik di Jawa Tengah maupun nasional.

"Selama ini pemerintah lebih fokus pada MotoGP di Mandalika dan motocross. Enduro ini belum dapat perhatian secara khusus oleh pemerintah padahal peserta Enduro itu jauh mungkin ratusan kali lipat pesertanya karena bisa ribuan," tambahnya..

Selain itu, potensi untuk memberikan pemasukan kepada daerah tempat digelarnya acara sangat luar biasa. Lau menyontohkan dalam enam event sebelumnya, setidaknya ada 5.000 sampai 7.000 orang terlibat, mulai dari peserta kompetisi sekitar 400-500 orang, teknisi yang jumlahnya tidak sedikit, sampai orang-orang yang terlibat dalam event-event pendukung. (Anik)