Helo Indonesia

Lampu Jalan Banyak Mati, Dana Perawatan Lancar, Kades Panaragan Akan Dipanggil Inspektur

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Senin, 27 Oktober 2025 11:55
    Bagikan  
Lampu Jalan Banyak Mati, Dana Perawatan Lancar, Kades Panaragan Akan Dipanggil Inspektur

Irbansus V Kabupaten Tubaba Muslim (Foto Rohman)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Inspektorat Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, segera panggil Kepala Tiyuh (Desa) Panaragan terkait dugaan realisasi dana perawatan lampu jalan dan dana pulsa KWH tahun anggaran 2025.

Hal itu dikatakan Kepala Inspektur melalui Irbansus V Bidang Investigasi Kabupaten Tubaba, Muslim, saat dikonfirmasi Helo Indonesia Lampung, di ruang kerjanya, Senin (27/10/2025).

“Terkait dengan informasi berita ada pemeliharaan lampu jalan dan dana pengisian KWH, yang sepertinya tidak direalisasikan, dalam waktu dekat kita akan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan (Kepala Tiyuh) untuk meminta klarifikasi,”kata Irbansus V.

Lanjut nya, bila memang ditemukan penyimpangan atau hal-hal yang tidak sesuai maka yang bersangkutan kita minta pertanggungjawaban, intinya kita lihat dulu faktanya seperti apa.

-Sebelumnya diberitakan,

Ada dana perawatan dan pulsa KWH lampu jalan, suasana gelap telah lama menyergap jalan utama Tiyuh (Desa) Panaragan, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung

Hal ini membuat kecurigaan warga atas penggunaan dana perawatan dan pulsa lampu jalan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 sekitar Rp29 juta.

Rinciannya, Rp11 juta untuk perawatan dan Rp18 juta untuk pulsa KWH, kata seorang warga tiyuh tersebut kepada Helo Indonesia Lampung, Jumat (24/10/2025).

“Aneh aja kok lampu jalan tidak hidup padahal ada dana perawatan yang bersumber dari DD Tahun Anggaran 2025 until perawatan dan pulsa KWH),” jelasnya.

Selain itu, dia menjelaskan kondisi lampu jalan yang tidak hidup bisa 3 sampai 4 malam tidak menyala. “Di sini, ada sekitar lima sampai enam titik KWH yang tidak menyala,” ungkap sumber itu kepada wartawan.

“kalau seperti ini tidak ada gunanya kalau cuma jadi pajangan. Harusnya diperbaiki supaya penerangan jalan bisa berfungsi dengan baik,” ujarnya.

“Saya berharap aparat terkait dan instansi yang membidanginya segera turun tangan untuk memeriksa pengelolaan anggaran DD Tiyuh Panaragan tahun anggaran 2025,”Imbuhnya (Rohman).