Helo Indonesia

Panen Ubi Jalar dan Singkong di Pudak Payung, Wali Kota Agustina Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Jumat, 7 November 2025 21:08
    Bagikan  
Panen Ubi Jalar dan Singkong di Pudak Payung, Wali Kota Agustina Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat memimpin kegiatan Panen Raya Ubi Jalar dan Singkong di Kelurahan Pudak Payung

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menghadiri sekaligus memimpin kegiatan Panen Raya Ubi Jalar dan Singkong di Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, pada Kamis 6 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang dalam mendorong penguatan ketahanan pangan lokal serta mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui kampung tematik.

Baca juga: Dikunjungi Wapres dan Gubernur Luthfi, Pelaku UMKM Ingin Kampung Singkong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Salatiga

Dalam panen tersebut, Agustina Wilujeng didampingi oleh perangkat daerah terkait dan disambut antusias oleh warga setempat. Beliau meninjau langsung hasil panen dari dua jenis ubi jalar, yaitu Ubi Cilembu yang berbentuk panjang dan Ubi Sumbawa (merah), serta dua varietas singkong yang dibedakan berdasarkan warna batang daunnya, yaitu merah dan hijau.

"Kita baru saja panen ubi jalar, ada Cilembu dan Sumbawa. Hasilnya luar biasa. Ubi Cilembu tadi satu pohon bisa mencapai 3 kilogram, sementara Ubi Sumbawa yang merah bahkan bisa mencapai 3,5 kilogram per pohon," jelas Agustina usai panen.
Punya Keunikan
Ia menambahkan bahwa setiap jenis komoditas memiliki keunikan dan potensi pengolahan yang berbeda. Ubi Cilembu dinilai lebih cocok untuk diolah dengan cara masak, sedangkan Ubi Sumbawa yang merah sangat pas untuk dijadikan berbagai olahan tradisional seperti pilus, getuk, dan hawug-hawug.

Baca juga: Bareskrim Polri Datang ke Winong Disambut Syukuran Warga, Ada Apa?

Setelah panen, Agustina meninjau pameran produk hasil olahan dari Kampung Tematik Jajan Pasar Kelurahan Pudak Payung. Semua makanan yang dipamerkan merupakan hasil kreasi berbahan dasar ubi jalar dan singkong dari panen hari itu.

“Ini semua jajan pasar, persembahan untuk acara hari ini. Semuanya berbahan dasar ketela rambat maupun singkong," ujar Agustina.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan agar semangat inovasi dan produktivitas warga Pudak Payung dapat terus berkembang, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu sentra ketahanan pangan dan ekonomi kreatif unggulan di Kota Semarang.

"Hanya ada dua makanan di dunia ini: enak, dan enak banget. Terima kasih ya, sudah dibuatkan macam-macam," tandasnya. (Aji)