Helo Indonesia

Ingat Kematian, PWI Pesawaran Gelar Pelatihan Cara Urus Jenazah Secara Islam

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Senin, 2 Februari 2026 15:16
    Bagikan  
Ingat Kematian, PWI Pesawaran Gelar Pelatihan Cara Urus Jenazah Secara Islam

PWI Pesawaran bersama Kemenag kabupaten setempat gelar pelatihan pemulasaran jenazah/Foto: Rama

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Setiap yang bernyawa akan mati, tentu hal itu yang menginspirasi anggota PWI Pesawaran untuk mengingat akan kematian. Untuk mengetahui lebih detil tentang kematian dan cara mengurus jenazah PWI setempat menggandeng Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran, untuk memberikan pelatihan dan praktik langsung pemulasaran jenazah secara Islam.

Ketua PWI Pesawaran M. Ismail mengatakan, kegiatan ini diadakan dengan tujuan memberikan pemahaman dan ilmu kepada seluruh anggotanya dalam mengurus jenazah sesuai dengan syariat Islam.

“Iya, kita inikan hidup bermasyarakat, dan pasti akan meninggal dunia, jadi pengetahuan dan ilmu yang diberikan oleh Kemenag ini nantinya dapat diterapkan untuk kemaslahatan umat, kalau sewaktu-waktu kita berada dalam situasi yang mengharuskan kita untuk mengurus jenazah,” kata Ismail dalam sambutannya, di Balai Wartawan PWI Pesawaran, Senin (2/2/2026)

Ia mengatakan, anggotanya diberikan pengetahuan bagaimana cara penanganan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menshalatkan sampai dengan menguburkan jenazah.

“Saya berharap, melalui kegiatan ini, akan menjadikan pemahaman serta menumbuhkan rasa kesetiakawanan sosial serta mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat gotongroyong di tengah masyarakat khususnya di daerah tempat tinggal masing-masing. Dan yang pasti untuk mengingatkan kita semua tentang kematian," ujarnya.

Sementara, dari Kemenag Kabupaten Pesawaran disampaikan Ketua Pokjaluh Tri Idayana mengatakan, mengurus jenazah merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan hukumnya merupakan fardhu kifayah.

“Hukum pemulasaran jenazah dalam Islam itu fardhu kifayah, dan kewajibannya itu ada empat, yakni memandikan, mengafani, menyolati, dan memakamkan,” kata Tri.

Ia juga sangat mengapresiasi PWI Pesawaran, yang mau belajar untuk pengurusan jenazah. Karena mengurus jenazah wajib bagi umat Islam secara kolektif, namun jika sebagian orang sudah melaksanakan, maka kewajiban tersebut gugur bagi yang lain.

“Tapi kita sebagai umat muslim dan masyarakat memang harus tahu ilmunya dahulu, sehingga ketika sewaktu-waktu kita berada di situasi yang mengharuskan kita mengurus jenazah, kita sudah mempunyai ilmunya dan bisa melakukannya,” pungkasnya. (Rama)