Helo Indonesia

Enam Hari Hanyut di Sungai Kalimalang, Remaja asal Cangkiran Ditemukan Meninggal

2 jam 57 menit lalu
    Bagikan  
Enam Hari Hanyut di Sungai Kalimalang, Remaja asal Cangkiran Ditemukan Meninggal

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah warga Cangkiran Mijen yang meninggal terseret arus di Sungai Kalimalang

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pencarian terhadap remaja putri Nadia Eka Kurniawati (13) yang hanyut di sungai Kalimalang Mijen, Kota Semarang, oleh Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Semarang bersama tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil.

Setelah enam hari pencarian, tepatnya Minggu (15/2/26) tim berhasil menemukan korban namun sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan di dekat jembatan Cepoko, area bantaran sungai yang kena limpasan banjir, tak jauh dari penemuan korban pertama (pengendara motor Beat)

"Alhamdulillah tadi sekitar pukul 14.40 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan adik N di jarak 7 km dari LKP dalam keadaan meninggal. Ditemukan tertimbun material sampah yang terbawa banjir,'' ungkap Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang.

"Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka oleh tim di Kelurahan Cangkiran, Mijen," imbuhnya.

Baca juga: Teliti Siswa Cerdas Istimewa di Tiga Provinsi, Periset USM Lolos Hibah BRIN

Seperti diberitakan sebelumnya, Nadia Eka K, seorang siswi SMPN 3 Boja Kendal hanyut saat menerjang banjir yang menutupi jalan desa yang dilewatinya pada Selasa (10/2/26) malam sekira pukul 19.25 WIB.

Korban saat itu diboncengkan oleh temannya, Alifa Ayudia Inara. Akibat arus deras yang menerjang motor yang mereka naiki, mereka terjatuh ke sungai Karangmalang yang tepat berada disebelah jalan. Beruntung Alifa mampu menyelamatkan diri, namun Nadia hilang ditelan arus deras.

"Terima kasih atas kerja keras tim SAR gabungan hingga akhirnya hari keenam ini korban berhasil ditemukan setelah pencarian intensif dari LKP hingga ke muara sungai yang berada di Waduk Jatibarang Semarang,'' pungkas Budiono. (Aji)