Helo Indonesia

Dari Lingkar Timur hingga Rumah Nelayan: Kiprah Setahun Hj Mimik Wabup Sidoarjo

Jumat, 13 Maret 2026 21:58
    Bagikan  
Bukber
Istimewa

Bukber - Hj Mimik Idayana didampingi suami H Rahmat Muhajirin saat bukber bersama awak media

HELOINDONESIA.COM - Sore itu, suasana buka puasa bersama awak media di Sidoarjo terasa hangat. Di tengah hidangan sederhana, Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana tampil dengan senyum ramah, menyapa satu per satu tamu yang hadir.

Bagi Mak Mimik (panggilan akrabnya), momen kebersamaan seperti ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan kesempatan untuk berbagi cerita tentang perjalanan seorang perempuan yang kini memikul amanah besar sebagai pemimpin daerah.

Sebagai Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Mimik menegaskan bahwa setiap program yang ia jalankan berangkat dari niat tulus untuk memberi manfaat. “Saya ingin semua ada jejaknya, ada dokumentasinya, agar masyarakat tahu apa yang sudah kita kerjakan,” ujarnya.

Baca juga: Aksi Warga Bertahan dari Pagi Hingga Malam Sampai Tuntutan Dipenuhi PT AYBI

Di balik jabatan politik, Mimik tetap menampilkan sisi keibuan. Ia bercerita tentang perjuangan memperjuangkan 1.040 rumah tak layak huni agar mendapat bantuan dari pusat, seolah sedang memperhatikan kebutuhan keluarga besar Sidoarjo. Begitu pula dengan pembangunan sekolah dan perbaikan jembatan, yang ia sebut sebagai upaya menghadirkan kenyamanan bagi anak-anak dan masyarakat.

Program bantuan rumah untuk nelayan menjadi salah satu yang paling ia banggakan. “Saya ingin mereka punya tempat tinggal yang layak, karena mereka adalah tulang punggung pangan kita,” katanya dengan mata berbinar.

Baca juga: Gerakan Jumat Berkah Lazismu Baitul Makmur Sentuh Hati Para Lansia

Meski sempat diterpa isu disharmoni dengan pimpinan daerah, Mimik menegaskan dirinya selalu berusaha menjalin komunikasi. Ia bahkan rela menempuh perjalanan hingga ke Jakarta demi membangun sinergi.

“Saya siap bekerja sama dengan baik, tetapi hasilnya belum ada,” ucapnya, nada suaranya mencerminkan keteguhan sekaligus kesabaran.

Di balik semua capaian itu, Mimik Idayana menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal angka dan proyek, melainkan juga tentang hati yang tulus. Sebagai perempuan pemimpin, ia berusaha merajut perubahan dengan cara yang lembut namun tegas, menghadirkan wajah baru bagi Sidoarjo yang lebih manusiawi.

Saat awak media memperlihatkan berita tentang sosok renta yang tinggal di gubuk reyot sifat keibuannya spontan muncul,"Ah kasihan...tolong fotokopi KTP dan KK akan lansung saya tindak lanjuti," seraya menyesalkan kok aparat desa tak bertindak.****