Helo Indonesia

Aksi Warga Bertahan dari Pagi Hingga Malam Sampai Tuntutan Dipenuhi PT AYBI

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Jumat, 13 Maret 2026 19:42
    Bagikan  
-
HELO LAMPUNG

- - Warga bertahan hingga malam (Foto Zen/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Puluhan warga yang rumahnya retak akibat alat berat PT. Angel Yeast Budi Indonesia (AYBI) yang demo menuntut ganti rugi sejak pagi hingga malam masih di depan anak perusahaan Bumi Waras (BW) tersebut, Jumat (13/3/2026).

Setelah debat kusir dengan pihak perusahaan hingga kepolisian, mereka tetap bertahan dekat Pos Satpam. Keluarga mereka yang mengantarkan buka puasa. Mereka bertahan sampai tuntutan mereka dipenuhi perusahaan.

undefined

Warga menunjuk-nunjuk Kasatpam PT AYBI Endang Supriyono karena tak kunjung ditempati janji perusahaan (Foto Zen) 

"Tak ada batas waktu aksinya, sampai tuntutan kompensasi atas kerusakan rumah warga dipenuhi pihak perusahaan, " kata Vivian Josi. 

Warga menuntut kompensasi kerusakan 47 rumah akibat pembangunan PT. AYBI. Dinding rumah warga mengalami retak-retak. "Kami akan bertahan hingga tuntutan kami dipenuhi," kata Koordinator aksi warga Gunawan.

Menurut dia, Aris dari ihak PT. AYBI pernah berjanji minta waktu seminggu."Ini kan sudah seminggu. Mana janjinya, dia kelihatan saja tidak," ujar Gunawan. Aksi warga pada pagi hari hanya ditemui satpam dan anggota Polres Lampung Tengah.

undefined

Vivian Josi. 

Kepala Kampung Terbanggi Besar Zakaria Fuad mengatakan pemerintahanya sangat peduli dengan keluhan warga. Semua keluhan warga sudah disampaikan kepada pemerintah daerah dan pihak perusahaan.

Bahkan pihaknya juga sudah meminta perusahaan menghentikan aktifitasnya, sampai konflik dengan warga itu diselesaikan.

Baca juga: 43 Warga Terbanggi Besar Tuntut Kompensasi Dampak Pembangunan Pabrik PT AYBI

Baca juga: 47 Rumah Rusak Akibat Pembangunan PT AYBI Lamteng, Warga Demo Tuntut Kompensasi

Baca juga: 7 Bulan Dipimpong PT AYBI, 47 Warga Kembali Demo Rumah Retak

"Semuanya sudah saya sampaikan ke camat dan Pemda Lampung Tengah. Perusahaan supaya cepat memenuhi tuntutan warga. Tapi sampai sekarang memang belum ada kepedulian dari perusahaan," terang Zakaria.

Dia mendukung aksi warga sampai tuntutan mereka dipenuhi perusahaan. Warga dimohon bisa menjaga situasi aman dan kondusif. "Boleh aksi pakai aturan dan jaga situasi aman dan kondusif," tegas Zakaria.

Angel Yeast Budi Indonesia adalah produsen ragi dan bioteknologi terkemuka. Perusahaan ini terbesar kedua di dunia dan berbasis di Tiongkok. Perusahaan fokus pada produksi ragi instan. (zen)