JAKARTA,HELOINDONESIA.COM - Polda Metro Jaya menggelar lomba lari bertajuk 'Night Run', seirama dengan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2026.
"Kegiatan 'Night Run' bukan sekadar lomba lari, melainkan ruang positif untuk menyalurkan energi generasi muda ke arah yang sehat, aman, dan membangun," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono kepada wartawan, pada Jumat malam (13/3/2026) di Jakarta.
Dia katakan, apalagi lomba ini dibuka langsung Kapolda Metro Jaya yang berlangsung di tengah suasana Ramadan dan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026.
Perlombaan digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, dihadiri langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, Wakapolda Dekananto Eko Purwono, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta Kapolres jajaran.
Baca juga: Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Komentar Yusril, Anis, Novel, hingga Mabes
Acara berlangsung meriah dengan antusiasme peserta dari perwakilan Polres jajaran dan masyarakat.
"Kegiatan seperti ini patut kita apresiasi karena ruang positif seperti inilah yang harus terus kita hidupkan dalam menciptakan suasana kondusif, terutama di tengah bulan suci Ramadan,” ujar Dekananto.
Ia menyebut animo peserta cukup tinggi. Tercatat sebanyak 1.778 peserta mengikuti tahapan lomba di tingkat wilayah.
Sementara pada pelaksanaan malam final, sebanyak 195 peserta, yang terdiri atas 181 pria dan 14 wanita.
Baca juga: Dua ASN Pemkot Bandarlampung Bermain Api Asmara, Lupa Keluarga
Menurutnya, kegiatan seperti Night Run juga menjadi sarana mempererat kedekatan antara Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan itu diharapkan menumbuhkan sportivitas, semangat kebersamaan, hingga membuka peluang lahirnya bibit atlet lari yang bisa dibina lebih lanjut.
"Kami mengajak seluruh peserta, menikmati perlombaan dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas," ucapnya.
Ia berharap Night Run dalam rangka Ketupat Jaya 2026 berjalan aman, tertib, lancar, serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dan masyarakat.
