LAMTENG, HELOINDONESIA.COM -- Yayasan Permata Alam Bersama (PAB) diduga konflik dengan mitra usaha Satuan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPGN) Candirejo, Kecamatan Waypengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.
Akibatnya, 3.122 penerima manfaat tidak mendapatkan layanan makan bergizi gratis (MBG) dan 50 pekerja dapur kembali tak bekerja sejak Senin (06/04/2026) sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan.
SPPG Candirejo melayani pada pelajar PAUD, TK, SD, SLTP, SLTA para lanjut usia, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang ad di tiga kampung, yaitu Candirejo, Banjaratu dan Banjar Kertahayu.
"Sebelumnya sudah dikasih tahu melalui grup WA bahwa tidak ada pengiriman makanan sampai waktu yang belum jelas. Kasihan anak-anak," ujar Plt. Kepala SDN 3 Banjarkertahayu, Purwanto.
Kepada Heloindonesia.com, Selasa pagi (06/04/26), Purwanto mengatakan sekolahnya ada 178 murid penerima manfaat MBG.
Mimin, salah satu karyawan dapur MBG mengatakan ada sekitar 50-an tenaga kerja SPPG Candirejo. "Nganggur lagi," katanya sedih. Dia belum mendengar desas-desus sekalipun sampai kapan diistirahatkan.
Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh keterangan baik dari Yayasan PAB maupun Mitra Yayasan serta pihak-pihak terkait. Hendak dikonfirmasi ke SPPGN Candirejo, lokasinya tertutup dan tampak sepi. (Zen Sunarto)
