LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Cahaya lilin menerangi malam di depan Toko Kue Yussy Akmal, Jalan ZA Pagar Alam, Penengahan, Kota Bandarlampung, Minggu (10/5/2026). Di tempat itulah, ratusan driver ojek online bersama tokoh masyarakat melangitkan doa untuk almarhum Bripka Arya Sumpena, SH yang gugur saat menjalankan tugas.
Kegiatan doa bersama yang digelar komunitas Gaspool Lampung itu dihadiri sekitar 100 driver ojek online. Turut hadir anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Deni Ribowo, perwakilan Laskar Merah Putih Gunawan Parikhesit, serta Ketua Gaspool Lampung Miftahul Huda.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Deni Ribowo saat sambutan
Acara dimulai pukul 20.30 WIB dalam suasana hening dan penuh khidmat. Tepat pukul 21.00 WIB, papan bunga diletakkan sebagai simbol belasungkawa dan penghormatan terakhir bagi almarhum. Beberapa menit kemudian, lilin-lilin dinyalakan.
Cahaya kecil itu seakan menjadi tanda bahwa keberanian dan pengabdian Bripka Arya tak akan padam begitu saja. Suasana semakin menyentuh ketika pembacaan puisi menggema di lokasi kejadian.
Banyak peserta tampak terdiam, larut dalam duka yang masih terasa begitu dekat. Pada pukul 21.20 WIB, doa bersama dipanjatkan untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan, sebelum seluruh rangkaian kegiatan ditutup pukul 21.33 WIB.
Perwakilan komunitas menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas pengabdian Bripka Arya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Mereka juga ingin menunjukkan bahwa pengorbanan aparat yang gugur saat bertugas tidak pernah dilupakan masyarakat. “Kami datang bukan hanya untuk berduka, tetapi juga untuk menghormati keberanian beliau yang gugur demi melindungi warga,” ujar salah satu peserta.
Doa bersama itu juga menjadi simbol solidaritas kepada keluarga yang ditinggalkan serta dukungan terhadap institusi Polri. Di tengah suasana duka, kegiatan tersebut mengingatkan pentingnya sinergi antara masyarakat, komunitas, dan aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Sebelumnya, Polda Lampung berduka atas gugurnya Bripka Arya Sumpena, anggota Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, yang tewas ditembak pelaku pencurian sepeda motor di depan Toko Kue Yussy Akmal, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kabid Humas Polda Lampung Yuni Iswandari menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian anggota yang dikenal berdedikasi tersebut. Menurutnya, Bripka Arya gugur saat berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor.
“Almarhum gugur sebagai pahlawan saat berusaha menghentikan pelaku pencurian kendaraan bermotor,” ujarnya. Bripka Arya mengalami luka tembak di bagian kepala sebelah kanan hingga tembus ke sisi kiri.
Sementara itu, Kapolda Lampung Helfi Assegaf menjelaskan, korban saat itu sedang menjalankan piket ketika memergoki dua orang yang hendak mencuri sepeda motor milik karyawan toko.
Polda Lampung kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan. Polisi memastikan identitas target sudah dikantongi. (HBM)
