Helo Indonesia

Petakan Percepatan Penanganan, Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur Rusak di 2 Kecamatan

1 jam 19 menit lalu
    Bagikan  
Petakan Percepatan Penanganan, Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur Rusak di 2 Kecamatan

Bupati Nanda meninjau sejumlah titik insfrastruktur rusak di 2 Kecamatan di Pesawaran. (Foto: Ist)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian meninjau sejumlah titik infrastruktur yang mengalami kerusakan di wilayah Kecamatan Punduh Pedada dan Kecamatan Marga Punduh Selasa, (23/6/2026).

Peninjauan guna memastikan percepatan penanganan sekaligus mencari solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir dan abrasi sungai yang berdampak pada masyarakat.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah tanggul sungai di Desa Sukajaya Pedada Kecamatan Punduh Pedada. Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan serta tingginya debit air saat musim hujan menjadi perhatian karena berpotensi mengancam permukiman warga dan lahan pertanian di sekitar bantaran sungai.

Kepala Desa Sukajaya Pedada Saadi Yusuf menjelaskan, bahwa setiap musim hujan debit air sungai meningkat secara signifikan sehingga menggerus tebing sungai yang berada di dekat rumah warga.

“Ketika hujan deras, debit air meningkat dan mengikis bantaran sungai. Selain mengancam rumah warga, lahan pertanian masyarakat juga terdampak akibat tingginya volume air,” kata Saadi.

Sementara, Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian mengatakan, bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan. Selain itu, pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) telah melakukan survei sebagai bagian dari penyusunan perencanaan pembangunan fisik sepanjang 1Kilometer yang direncanakan dilaksanakan pada tahun 2027.

Menurutnya, kondisi pendangkalan sungai menjadi salah satu penyebab berkurangnya kemampuan sungai menampung debit air saat musim penghujan. Oleh karena itu, normalisasi sungai menjadi langkah awal yang penting untuk mengurangi risiko banjir.

"Kekahwatiran yang dirasakan masyarakat akan potensi banjir saat sungai meluap, tentu pemerintah rasakan juga kekhawatiran itu yang dapat kembali terjadi sebelum pembangunan permanen direalisasikan. Untuk itu, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pemerintah desa guna mencari solusi sementara yang dapat dilakukan dalam waktu dekat," kata Nanda.

Diketagui, usai meninjau Desa Sukajaya Pedada, Bupati Nanda bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke talud di Desa Kunyaian Kecamatan Marga Punduh. Talud tersebut mengalami kerusakan akibat tingginya debit air saat musim hujan sehingga memerlukan penanganan untuk mencegah kerusakan yang lebih luas.

Sungai tersebut menjadi penghubung utama bagi sekitar 30 kepala keluarga. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat mobilitas masyarakat, khususnya warga Dusun Induk dan Dusun II Desa Kunyaian.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke bibir sungai di Desa Pekon Ampai dan Desa Umbul Limus, Kecamatan Marga Punduh, serta jembatan di Dusun Pematang Awi, Desa Sukajaya Punduh, yang turut mengalami kerusakan.

"Saya menghimbau masyarakat untuk tidak membangun bangunan permanen di sepanjang sungai demi menjaga fungsi aliran sungai sekaligus mengurangi risiko keselamatan warga apabila terjadi luapan air," kata dia.

Ia juga mengatakan, melalui peninjauan langsung tersebut, Pemkab Pesawaran berupaya memetakan kondisi infrastruktur yang membutuhkan penanganan prioritas sekaligus memastikan langkah-langkah mitigasi dapat segera dilakukan guna mengurangi risiko bencana dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah terdampak. (Rama)