LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM – Agaknya cuma gertak sambel, ancaman penertiban antrean truk solar yang mengular di bahu jalan raya Garuntang, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, seperti di Jl. Gatot Subroto dan Jl. Yos Sudarso.
Hingga hari ini, Kamis (30/7/2026), antrean truk solar subsidi yang mengular mengganggu arus lalu lintas lainnya. Kendaraan-kendaraan besar milik perusahaan-perusahaan industri itu bahkan antre berjam-jam di bahu jalan.
Akhir pekan lalu, di SPBU Jl. Yos Sudarso, Garuntang, antrean truk mengular hingga 150-an meter sampai lewat depan Hotel Sahid. Ironisnya, menurut penjaga SPBU, solar belum datang dan tak bisa diprediksi waktu kedatangan BBM.

Antrean truk di SPBU Garuntang Jl. Yos Sudarso (Foto HBM/Helo)
Pertengahan bulan, Rabu (15/7/2026), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandarlampung mengancam akan menindak truk antrean solar yang mengular hingga ke bahu jalan raya karena menganggu pengendara lain.
Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Bandarlampung, Toto Wardoyo, Rabu (15/7/2026), mengatakan antrean truk di bahu jalan mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan serta membahayakan pengguna jalan lainnya.
Dia menyatakan akan menindak pengemudi yang bandel sesuai ketentuan peraturan lalu lintas. Selain penegakan hukum, petugas juga akan terus melakukan patroli, pengawasan, dan edukasi kepada para sopir agar tidak menggunakan bahu jalan sebagai lokasi antrean BBM.
"Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan arus lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di kawasan Jalan Gatot Subroto, Garuntang," tandasnya. (HBM)
