LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Dua pengacara tenar, Elza Syarief dan Farhat Abbas mengawal pendaftaran Prof. Rudy, SH, LL.M, LL.D sebagai bakal calon rektor Universitas Lampung di lantai 3, Gedung Rektorat Unila, Jumat (28/8/2026), pukul 14.00 WIB.
Selain mengawal Rudy, beredar, kedua advokat juga mengundang para Senat Unila untuk diskusi (FGD) tentang "Tata Kelola Pendidikan Tinggi di Unila" di Grand Mercure Lampung, Jumat (29/8/2026), pukul 19.00 WIB dan di Rumah Makan Kayu, Sabtu (28/8/2026), pukul 10.00 WIB.
Elza Syarif mengatakan hadir mengawal karena dianggap seperti anak sendiri yang muda, cerdas, jujur, dosen internasional. Farhat Abbas mengatakan datang diajak Elza dan berharap jangan ada lagi rektor yang tertangkap gara-gara korupsi.
Mereka berharap Rudi menjadi yang terbaik untuk Unila lima tahun ke depan. Mantan Warek II Unila yang diberhentikan pada Februari 2024 itu sendiri menyatakan kesiapan dan merasa sudah pantas mencalonkan diri sebagai rektor Unila.
Rudy adalah Guru Besar Hukum Tata Negara FH Unila kelahiran Telukbetung 4 Januari 1981 tersebut menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1999-2003), gelar LL.M (Master of Laws) diraihnya dari Law and Development Kobe University, Jepang (2005-2007), dan gelar LL.D (Doctor of Laws) juga dari Kobe University, Jepang (2009-2012).
Sedangkan bidang keahlian Prof. Rudy, diantaranya hukum tata negara, hukum pemerintahan daerah, hukum perundang-undangan, perancangan peraturan perundang-undangan, konstitusi, teori hukum, hukum pemilu dan pilkada, dan perbandingan tata negara.
Sampai saat ini, mantan Wakil Rektor Unila Bidang Umum dan Keuangan itu masih memegang beberapa posisi strategis. Diantaranya Kepala Divisi Akademik Pengurus Pusat APHTN-HAN, Ketua Pengurus Daerah Asosiasi Dosen HTN-HAN Provinsi Lampung, dan Ketua Komisi Hukum MUI Provinsi Lampung.
Sebelumnya, tiga kandidat rektor Unila telah mendaftarkan diri, yakni Prof. Warsito, Dr. Budiyono, SH, MH, dan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar. Proses pendaftaran bakal calon Rektor Unila berlangsung hingga tanggal 4 September 2026. (HBM)
