Helo Indonesia

Mobil KOPDES Desa Sumber Rejo Disorot Warga

1 jam 0 menit lalu
    Bagikan  
  Mobil KOPDES Desa Sumber Rejo Disorot Warga
HELO LAMPUNG

Penggunaan kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Penggunaan kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES) di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, menuai sorotan masyarakat.Senin (07/09/26)

Kendaraan yang disebut warga baru sekitar satu bulan berada di desa itu dikabarkan hampir setiap hari terlihat beraktivitas, baik siang maupun malam.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai siapa yang sebenarnya berwenang menggunakan kendaraan KOPDES dan untuk kepentingan apa kendaraan tersebut dioperasikan.

Sejumlah warga mengaku sering melihat mobil tersebut keluar masuk desa dan menduga penggunaannya lebih banyak berkaitan dengan aktivitas Kepala Desa Sumber Rejo.

“Mobil KOPDES itu sudah kurang lebih satu bulan ada. Siang maupun malam sering terlihat digunakan. Sejak mobil itu ada, hampir tidak pernah berhenti,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Sorotan tersebut bukan tanpa alasan. Masyarakat mempertanyakan apakah kendaraan yang diperuntukkan menunjang operasional koperasi boleh digunakan untuk aktivitas pemerintahan desa secara umum, terlebih apabila KOPDES sendiri disebut belum berjalan maksimal.

Kepala Desa Sumber Rejo, Maulana, memberikan klarifikasi atas sorotan tersebut. Ia menegaskan bahwa penggunaan kendaraan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi.

Menurut Maulana, daripada kendaraan tidak digunakan, pihaknya memilih memanfaatkannya untuk kepentingan desa, mengingat kegiatan KOPDES saat ini belum berjalan.

“Penggunaan mobil KOPDES bukan untuk kepentingan pribadi. Daripada menganggur, lebih baik kita manfaatkan untuk kepentingan desa. Apalagi saat ini KOPDES belum berjalan, jadi semampunya kita gunakan,” ujar Maulana.

Namun, pernyataan tersebut justru menjadi perhatian warga. Sebab, persoalan utamanya bukan sekadar apakah kendaraan digunakan untuk kepentingan pribadi atau tidak, melainkan apakah penggunaan tersebut telah sesuai dengan status, fungsi, kewenangan dan mekanisme pengelolaan aset KOPDES.

Masyarakat menilai alasan kendaraan belum banyak digunakan untuk kegiatan koperasi tidak serta-merta dapat menjadi dasar kendaraan digunakan secara bebas untuk berbagai aktivitas.

Warga Minta Dinas Terkait Periksa
Warga mendesak pihak terkait tidak hanya memberikan teguran secara administratif, tetapi juga memastikan secara jelas tata kelola kendaraan KOPDES di Desa Sumber Rejo.

Masyarakat meminta dilakukan pengecekan terhadap penggunaan kendaraan, mulai dari siapa yang memegang kendaraan, siapa yang mengoperasikan, tujuan perjalanan, hingga pencatatan dan pertanggungjawaban biaya operasionalnya.

“Kalau memang mobil itu digunakan untuk kepentingan KOPDES, tentu harus ada aturan dan pencatatannya. Jangan sampai karena KOPDES belum berjalan, kendaraan justru digunakan tanpa batas yang jelas,” tegas warga.

Sorotan ini juga menjadi ujian bagi transparansi pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih. Kendaraan operasional yang diberikan untuk mendukung aktivitas koperasi semestinya dapat dipastikan penggunaannya sesuai tujuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat berharap dinas atau instansi berwenang segera turun tangan memberikan penjelasan mengenai aturan penggunaan kendaraan KOPDES, sehingga tidak terjadi tumpang tindih antara kepentingan koperasi dan kepentingan pemerintahan desa.

Jika penggunaan kendaraan tersebut memang telah sesuai aturan, masyarakat meminta hal itu dibuktikan melalui mekanisme pengelolaan dan pertanggungjawaban yang transparan.

Sebaliknya, apabila ditemukan penggunaan yang tidak sesuai peruntukan, warga meminta pihak berwenang mengambil langkah pembinaan maupun tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak pengelola KOPDES maupun dinas terkait mengenai dasar aturan dan mekanisme penggunaan kendaraan operasional tersebut.(Aan.S)