Helo Indonesia

Rem Honda Vario Blong, Habis Wisata Sekeluarga di Telaga Sarangan, Seorang Ibu Muda Tewas di Tempat

Senin, 4 September 2023 08:24
    Bagikan  
KECELAKAAN
tangkapan layar

KECELAKAAN - Petugas polisi memeriksa korban yang tergeletak di jalan, ruas Jalan Sarangan-Plaosan, Magetan, Jawa Timur.

HELOINDONESIA.COM - Seorang wanita bernama Surati (29) tewas dalam kecelakaan naik Honda Vario usai wisata dari Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur bersama keluarganya.

Diketahui sepeda motor yang ditumpangi bersama suami dan kedua anaknya remnya ngeblong kemudian menabrak mobil Isuzu Panther AE 1725 PZ yang ada di depannya.

Peristiwa terjadi di kawasan Jalan Raya Sarangan-Plaosan, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Magetan, Minggu (3/9/2023) siang pukul 13.30 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan korban dibonceng naik motor Vario AE 4482 GG bersama suaminya Aries Adriatma (30) bersama kedua putrinya ZA (10) dan Sha (2), warga Kejuro, Taman, Kota Madiun.

Baca juga: Fakta Balita Dibonceng Jatuh ke Bengawan Madiun di Nguntoronadi Magetan, Begini Kronologinya

Peristiwa itu terjadi di dekat Telaga Wahyu dengan kontur jalan yang menurun tajam dari arah Telaga Sarangan, sementara keluarga Aries berboncengan berempat dari arah Telaga Sarangan.

Satu keluarga ini mengendarai sepeda motor itu, usai berwisata di Telaga Sarangan, selanjut akan kembali pulang ke arah Kota Magetan hingga ke Madiun.

Namun celakanya saat jalanan turun Aries tidak mampu mengendalikan kendaraannya yang diduga mengalami pengereman blong.

Baca juga: Mbah Suratmi Wisudawan Tertua dari Magetan Berusia 116 Tahun, Bupati Magetan pun Sampai Cium Tangan

Peristiwa itu disaksikan Sadiran (47) juru parkir rumah makan dekat kejadian, kecelakaan, yang mengatakan jika dia bersama sekeluarga habis dari Telaga Sarangan.

Menurut Sadiran dalam perjalanan itu, pengendara sudah berteriak minta tolong, karena dari atas sudah tidak bisa melakukan pengereman, hingga akhir nya berheti setelah menabrak mobil di depannya.

Sementara pengendara Isizu Panther Sumarno warga Plaosan, Magetan ini sudah tidak bisa menghindar lagi, hingga tabrakan pun terjadi.

Menurut Sumarno motor Vario itu ditumpangi berempat ibu dan bapah dengan dua anaknya, dari arah atas hingga tikungan dengan kecepatan cukup kencang.

Baca juga: Begini Kronologi Pohon Tumbang yang Menimpa Bus Eka di Raya Ngawi-Maospati Magetan, Jawa Timur

"Sebenarnya bapaknya sudah berteriak minta tolong. Saya sudah nggak bisa mengindar, akhirnya terjadi kecelakaan," kata Sumarno seperti dilansir beritajatim.com.

Akibat kejadian itu ibu yang diketahui bernama Surati meninggal dunia dan suaminya Aries mengalami patah tulang sedangkan dua putrinya mengalami luka-luka.

Benturan keras membuat seluruh penumpang Vario itu semburat terjatuh dan membentur mobil yang ditabrak, istri pengemudi Surati meninggal dunia ditempat kejadian.

Sementara Aries suaminya mengalami patah tulang di kedua kakinya sementara kedua putrinya mengalami luka-luka.

Baca juga: Mbah Soleh Jemaah Haji Tuna Netra Asal Magetan, Ingin Melihat Tanah Suci Dengan Hati

Pengendara Isuzu Panther Sumarno mengungkapkan dari arah Plaosan sahmpai lokasi itu terdengan pengendara Vario sedang berteriak, minta tolong.

Tetapi apa daya semua pengendara yang lain pasti tidak bisa secepatnya membantu karena sepeda motor yang dikendarai juga melaju kencang.

Selain remnya ngeblong, kontur jalan yang menikung dan turun membuat benturan keras dalam kecelakaan itu.

"Tadi dicek sama pak Polisi, kayaknya memang sudah blong rem motornya," ujar Sumarno.

Baca juga: Emak-emak di Jombang Berteriak di Tengah Jalan Minta Ditabrak Pengguna Jalan, Karena Masalah ini

Sebelum menabrak mobil Isuzu Panther kendaraan Vario yang dikendarai Aries masih sempat menyalip dua kendaraan.

"Sepanjang perjalanan ia sudah berteriak minta tolong. Namun setelah dari bawah dari arah berlawanan ada mobil, akhirnya sepeda motor menabraknya," kata tungkag parkir itu.

Korban meninggal dan korban luka langsung dievakuasi ke RSU dr Sayidiman Magetan untuk mendapatkan penangan medis oleh petugas kesehatan. **