LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Ratusan warga Dusun Pasar Minggu, Desa Gedongtataan, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, menggelar arak-arakan kembang telor dan kendaraan hias, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ratusan warga tersebut, berkeliling menggunakan kendaraan mobil pick up dan gerobak dan kendaraan lainnya yang telah dimodifikasi menjadi berbagai bentuk kreasi, seperti kitab suci Alquran, Masjid, Garuda, Kaligrafi Nama Nabi Muhammad SAW, Naga serta diiringi dengan musik mawaris.
Arak-arakan atau karnaval tersebut dimulai dari Masjid Agung Islamic Center Kecamatan Gedongtataan, menuju Dusun Pasar Minggu Desa Gedongtataan, Senin, (2/10/2023).
Ketua Risma Pasar Minggu, Agus Wahyudi mengatakan, Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah peristiwa peringatan hari kelahiran Rosululloh yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awwal dalam kalender Hijriah.
Baca juga: Marga Anak Tuha Aksi Tantang Pemprov Berpihak pada Mereka
"Peringatan Maulid Nabi dilaksanakan sebagai bentuk cinta kasih kita umat Islam kepada Nabi Muhammad saw. Umat Islam yang tersebar di seluruh belahan dunia memperingati Maulid Nabi dengan penuh sukacita, tak terkecuali dengan kita Indonesia," kata dia.
Menurutnya, seluruh kegiatan ini tentu sebagai wujud rasa syukur serta kegembiraan umat Islam atas kelahiran Nabi Muhammad SAW ke dunia ini.
"Akan tetapi, hal yang perlu pahami adalah bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sebatas sebagai rutinitas atau seremonial belaka, melainkan terdapat nilai yang sangat penting di dalamnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar dia.
Dijelaskan, sumber dana kegiatan ini menggunakan dana pribadi masing-masing dari setiap kelompok yang mengikuti kegiatan tersebut.
Baca juga: Warga Kebon Torong Gugat Pemprov DKI Soal Pembongkaran Lapangan Publik
"Kalau untuk sumber dana kegiatan ini kita menggunakan dana dari pribadi," jelasnya.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat berdampak positif untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan bisa berlanjut dan bertambah besar, serta menjadi contoh wilayah sekitarnya dalam memeriahkan peringatan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
"Harapan saya kegiatan ini bisa berlanjut dan bertambah besar, agar kampung lain bisa mencontoh kegiatan ini," pungkasnya. (Rama)