Api Lahap SDN 14 Tubaba Saat Jam Belajar, Ruang Kepsek dan 2 Kelas Ludes

Kamis, 11 Juni 2026 14:26
Kebakaran UPTD SDN 14 di Tiyuh (Desa) Tirta Makmur, (Rohman) HELO LAMPUNG

TUBABA LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM – Kebakaran hebat melanda UPTD SDN 14 di Tiyuh (Desa) Tirta Makmur, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) , Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 12.25 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, ruang kepala sekolah dan dua ruang kelas mengalami kerusakan berat. Berbagai aset sekolah yang berada di dalam ruangan tidak sempat diselamatkan dan hangus terbakar. Tak ada korban jiwa dari kejadian ini. 

Barang-barang yang ikut musnah terbakar antara lain perangkat administrasi sekolah, lemari arsip, kursi tamu, buku-buku baru, seragam drumband, piala prestasi, kipas angin, perlengkapan ruang tamu, hingga berbagai peralatan kesenian dan tari.

Saksi mata melihat asap pertama kali membumbung dari bagian atas ruang kepala sekolah. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan menjalar ke bangunan lain berisi sejumlah fasilitas pendidikan beserta aset sekolah.

Penjaga sekolah, Yeni Astuti (40), mengaku sempat membersihkan ruangan seperti biasa sejak pukul 06.00 WIB sebelum kejadian terjadi"Saya sudah menyapu dan membersihkan ruangan sejak pagi.

Setiap pulang juga selalu memeriksa kondisi ruangan dan memastikan semuanya aman. Saat kejadian saya sedang pulang untuk makan siang, lalu mendapat kabar dari guru bahwa sekolah terbakar," ujar Yeni.

Menurutnya, saat kebakaran terjadi ruang kepala sekolah dalam keadaan kosong. Kepala sekolah juga diketahui tidak berada di lokasi karena masih menjalani masa pemulihan pasca operasi mata.

Sejumlah saksi yang berada di ruang laboratorium di dekat lokasi kejadian, yakni Yeni, Titin, dan Sari, mengaku mengetahui adanya kebakaran setelah mendapat telepon dari anak mereka yang melihat kepulan asap dari arah sekolah.

Saat diperiksa, asap tebal sudah keluar dari bagian atas ruang kepala sekolah sebelum api menjalar ke bagian bawah bangunan. Dalam hitungan menit api semakin besar dan merambat ke bangunan lainnya, kata salah seorang saksi.

Bangunan sekolah yang menggunakan atap berbahan onduline itu diketahui dibangun pada tahun 2008 dan hingga kini belum pernah menjalani rehabilitasi besar.

KADIS PENDIDIKAN

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Barat, M. Cheri Sopian, SH, MH turun langsung ke lokasi untuk memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Dia memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa.

"Prioritas utama adalah memastikan tidak ada korban jiwa. Selanjutnya kami akan menyiapkan berbagai opsi, termasuk penyediaan kelas darurat agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung," kata Cheri Sopian.

Dinas Pendidikan juga tengah melakukan inventarisasi terhadap seluruh aset yang terdampak kebakaran serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait proses pemulihan.

"Kami terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mendata seluruh harta benda yang terdampak akibat kebakaran ini," ujarnya.

Selain itu, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kementerian Pendidikan. Menurutnya, pemerintah pusat akan membantu perbaikan lewat rogram revitalisasi sekolah. "Tim survei akan turun langsung ke lokasi," katanya.

Terkait penyebab kebakaran dan nilai kerugian yang ditimbulkan, Cheri Sopian meminta seluruh pihak menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. "Kami tidak bisa berasumsi mengenai penyebab kebakaran. Kita tunggu dari pihak kepolisian," tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, serta masyarakat sekitar yang bergerak cepat membantu memadamkan api dan menyelamatkan sebagian aset sekolah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah sigap membantu. Saat ini situasi sudah terkendali dan api berhasil dipadamkan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat banyaknya aset dan fasilitas sekolah yang hangus terbakar. (Rohman)

Berita Terkini