HELOINDONESIA.COM - Gerombolan kelompok anak-anak muda sebagian berseragam diduga para pesilat mengeroyok pasangan kekasih di pinggir jalan wilayah Plumpung, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu (21/1/2024).
Peristiwa itu diabadikan melalui video ponsel dan diunggah di sosial media hingga viral, peristiwa pada siang hari di pinggir jalan raya.
Terlihat dua orang pria dan perempuan mengendarai sepeda motor kemudian dihajar beramai-ramai hingga motornya terjatuh, masih saja menjadi bulan-bulanan mereka.
Baca juga: Gengster Anak SMP Dari Lamongan Ngeluruk Ngopi di Tuban, Begini Reaksi Aparat Polisi
Kelompok pelaku jumlahnya cukup banyak namun yang melakukan pengeroyokan hanya terlihat beberapa orang saja, bahkan sebagian di antara mencoba melerai, namun gagal.
Para pelaku didominasi anak-anak muda usia belasan dan dua puluhan tahun, mereka mengenakan jaget berwarna hitam dan beberapa menggunakan celana warna merah.
Aksi itu sempat berhenti ketika sebuah mobil polisi berada di dekatnya, namun sejumlah pelaku tak luput dari pengawasan petugas polisi.
Akibat peristiwa itu kini petugas kepolisian setempat bergera mengusut peristiwan pengeryokan itu yang diketahui di pinggir jalan Desa Sumberagung, Plumpung, Kabupaten Tuban.
Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Rianto kepada wartawan di Tuban, Senin (22/1/2024) mengatakan seorang pelaku sudah diamankan dan lainnya masih dalam pengejaran petugas.
AKP Rianto menjelaskan peristiwa itu terjadi bermula dari pengajian di Pantai Panduri di Desa Tasikharjo, Jenu, Kabupaten Tuban pada siang harinya.
Baca juga: Di Tuban, Wapres Tegaskan, Warga NU Wajib Bersiap Siaga Hadapi Bahaya yang Akan Datang
Massa yang menjadi penggembira datang dari berbagai daerah kemudian bertemu di lokasi pengajian tersebut.
Namun sebelum pengajian ini dimulai mereka malah pulang berarak arakan naik sepeda motor, saat itu petugas mengikuti dibelakang kelompok massa ini.
Di tengah perjalanan mereka berpapasan dengan kedua korban yang sama-sama berboncengan menggunakan sepeda motor.
Baca juga: Bus Wisata SMKN Ngasem Bojonegoro Tabrak Dump Truk, Dua Tewas Lima Luka-luka ini Daftar Korbannya
Kemudian sejumlah pemuda dari oknum kelompok pesilat itu turun, karena dua pasangan kekasih ini dianggap menghalangi aksi arak-arakan mereka.
Hingga akhir mereka diroyok ramai-ramai sampai motornya terjatuh di pinggir jalan, tapi para pemuda itu masih saja memukul dan menendangnya.
"Korban dikira menghalangi jalan mereka, bahkan korban mengaku sudah minggir dan ambil tempat aman, tetapi masih saja mereka mengeroyok," kata Rianto.
Baca juga: Gandeng Perguruan Pencak Silat PSHT dan Cempaka putih DPC SAGA Mesuji Bagikan Sembako
Sementara kondisi korban hanya mengalami luka-luka ringan akibat tendangan dan pukulan yang membabi buta, beruntung korban menggunakan helm pelindung kepala.
Petugas telah mengantong identitas dan nomor kendaraan yang digunakan oleh para pelaku.
Menurut Rianto petugas sudah mengantongi Nopol sepeda motor dan identitas lainnya sudah diketahui.
"Seorang oknum sudah diamankan lainnya dalam pengejaran, semoga dalam waktu dekat mereka bisa kita amankan," tandas Rianto. **